Pandeglang, Nusantara Media – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat persatuan dan kesatuan, SMPN 1 Pandeglang melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dengan tema “Merawat Kebangsaan dan Menjaga Kehormatan Bersama”, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai tersebut dilaksanakan di SMPN 1 Pandeglang, Jalan Mayor Widagdo Nomor 1, Kabupaten Pandeglang, dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari para guru serta siswa-siswi SMPN 1 Pandeglang.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Pandeglang, Sdr. Ruli Pitnama, S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan. Turut hadir Danramil 0101/Pandeglang Kapten Inf Dedi Bonar Sirait, Pelda Suparto selaku Babinsa Koramil 0101/Pandeglang, para guru serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Pandeglang.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, kegiatan memasuki acara inti berupa penyampaian materi wawasan kebangsaan yang disampaikan langsung oleh Danramil 0101/Pandeglang Kapten Inf Dedi Bonar Sirait, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, doa dan penutup.
Dalam penyampaian materinya, Kapten Inf Dedi Bonar Sirait menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam memahami diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, pemahaman terhadap wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan sejak usia sekolah. Hal tersebut karena para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya akan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan masa depan Indonesia.
“Nilai-nilai kebangsaan harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila menjadi dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, UUD 1945 menjadi landasan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,
Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk tetap bersatu di tengah berbagai perbedaan, sedangkan NKRI merupakan bentuk negara yang harus kita jaga keutuhan dan persatuannya,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa upaya merawat kebangsaan dapat dimulai dari lingkungan sekolah melalui berbagai tindakan sederhana. Para siswa diharapkan senantiasa menghormati guru dan tenaga pendidik, menghargai sesama siswa tanpa membedakan suku, agama, budaya maupun latar belakang, serta menjaga kerukunan di lingkungan sekolah.
Danramil juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi segala bentuk perundungan atau bullying, tidak mudah terprovokasi, mengikuti upacara bendera dengan tertib, menjaga nama baik sekolah, menaati tata tertib serta aktif dalam berbagai kegiatan positif dan gotong royong.
Dalam materi tentang menjaga kehormatan bersama, Kapten Inf Dedi Bonar Sirait menegaskan bahwa kehormatan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk generasi muda.
Para siswa dapat turut menjaga kehormatan bangsa dengan menunjukkan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, santun serta senantiasa menghormati orang lain. Sikap-sikap tersebut, menurutnya, merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta bangsa dan negara.
Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga penggunaannya harus disertai tanggung jawab dan etika.
Baca Juga BEM Banten Promosikan Sekolah Aman melalui Program "Goes To SchoolPara siswa diingatkan agar tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, tidak membuat maupun menyebarkan ujaran kebencian, tidak melakukan penghinaan dan perundungan melalui media sosial, serta tidak mudah percaya terhadap berbagai informasi yang bersifat provokatif.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat. Saring sebelum sharing, jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, dan tetap jaga etika serta sopan santun dalam berkomunikasi,” pesan Kapten Inf Dedi Bonar Sirait kepada para pelajar.
Pada kesempatan tersebut, Danramil juga menjelaskan berbagai tantangan yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan di kalangan generasi muda. Beberapa di antaranya adalah perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, intoleransi, penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, fanatisme yang berlebihan serta pengaruh negatif media sosial.
Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu membentengi diri dengan meningkatkan keimanan, memperkuat karakter, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta membangun pergaulan yang sehat dan positif.
Menurutnya, pelajar memiliki posisi penting sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, setiap siswa harus memiliki semangat belajar, disiplin, berprestasi, memiliki rasa cinta tanah air serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, hormati guru dan orang tua, jaga pergaulan serta jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun lingkungan,” ujarnya.Kapten Inf Dedi Bonar Sirait menambahkan bahwa wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan menghormati perbedaan, membantu teman yang membutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan, menaati aturan, belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Kegiatan wawasan kebangsaan tersebut mendapat perhatian dan antusiasme dari para siswa. Hal itu terlihat dari keikutsertaan para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, termasuk pada sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi secara langsung dengan Danramil 0101/Pandeglang.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa SMPN 1 Pandeglang semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila, persatuan dan kesatuan, serta memiliki kesadaran untuk menjaga kehormatan diri, sekolah, masyarakat dan bangsa.
Kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Merawat Kebangsaan dan Menjaga Kehormatan Bersama” juga menjadi salah satu upaya bersama antara TNI dan lingkungan pendidikan dalam membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berakhlak,
cinta tanah air dan memiliki semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!