Dunia Formula 1 kembali dihebohkan oleh sebuah pengungkapan masa lalu yang mengejutkan dari Christian Horner. Dalam otobiografinya yang berjudul Drive, mantan Prinsipal Tim Red Bull Racing tersebut membeberkan bahwa skuad yang berbasis di Milton Keynes itu sempat menggelar pembicaraan rahasia dengan Lewis Hamilton pada musim 2012 silam, hanya beberapa bulan sebelum kepindahan sensasional sang juara dunia ke skuad pabrikan Mercedes.
Keputusan Lewis Hamilton meninggalkan McLaren pada saat itu merupakan salah satu momen paling menggemparkan dalam sejarah modern ajang balap kasta tertinggi jet darat. McLaren adalah tim yang telah membimbingnya sejak usia remaja dan mengangkatnya hingga mencapai level kompetitif Formula 1. Setelah nyaris merebut gelar juara dunia pada musim debutnya dan kemudian mengamankan mahkota juara pada 2008, hubungan antara sang pembalap asal Inggris dan tim asal Woking tersebut tampak begitu kokoh dan tak terpisahkan.
Namun, dinamika perlahan mulai bergeser ketika Red Bull mulai mendominasi peta persaingan grid, sementara peluang Hamilton untuk terus bertarung di barisan depan mulai memudar akibat berbagai masalah teknis. Dalam buku hariannya, Christian Horner menjelaskan bagaimana sebuah panggilan telepon dari ayah sang pembalap, Anthony Hamilton, menjadi awal dari pertemuan tertutup yang bertempat di kediaman perancang jenius Adrian Newey di dekat Ascot, di mana Hamilton secara terbuka menyatakan niatnya untuk hengkang.
Lewis Hamilton tampaknya mulai kehilangan keyakinan di McLaren, dengan hubungan internal bersama rekan setimnya yang terlihat mulai merenggang serta rentetan kegagalan mekanis yang menggerus mentalnya sepanjang musim 2012. Christian Horner mengakui bahwa dirinya sempat beberapa kali berpapasan dengan sang pembalap di paddock, dan meskipun terdapat candaan masa lalu mengenai Red Bull yang dianggap hanya sebagai perusahaan minuman, gelagat kerentanan dari seorang mantan juara dunia justru tertangkap jelas oleh sang bos tim.
Baca Juga Verstappen Ungkap Kelemahan Nyata Mesin Red Bull di F1 2026Ketika sebuah pertemuan rahasia akhirnya disepakati dan dilangsungkan di rumah Adrian Newey, insting Christian Horner langsung terkonfirmasi bahwa sang bintang benar-benar berniat meninggalkan McLaren dan menjadikan Red Bull sebagai destinasi utamanya. Prospek menduetkan Sebastian Vettel dengan Lewis Hamilton tentu menjadi skenario impian yang sangat menggiurkan bagi tim, namun rencana besar tersebut harus kandas di tengah jalan akibat berbagai kendala internal yang tidak bisa dihindari oleh manajemen tim juara dunia tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!