Mantan petinggi Red Bull, Christian Horner, secara terbuka menyatakan bahwa ajang balap mobil bergengsi Formula 1 seharusnya menaikkan batasan anggaran yang saat ini berada di angka $215 juta. Ia mengklaim bahwa pada praktiknya, tim-tim peserta saat ini menggelontorkan dana fantastis hingga mencapai $500 hingga $600 juta untuk operasional mereka secara keseluruhan.
Regulasi pembatasan biaya atau cost cap pertama kali diperkenalkan pada musim 2021 dengan membatasi pengeluaran tim Formula 1 sebesar $145 juta per tahun. Angka tersebut kemudian mengalami penyesuaian dan dinaikkan menjadi $215 juta untuk regulasi baru yang berlaku pada tahun 2026 mendatang akibat berbagai perubahan teknis yang cukup signifikan.
Meskipun demikian, batasan anggaran tersebut ternyata tidak mencakup seluruh aspek pengeluaran tim secara menyeluruh. Berbagai elemen krusial seperti kontrak pembalap, gaji dari tiga pegawai bergaji tertinggi di luar pembalap, biaya perjalanan global, hingga divisi pemasaran sama sekali tidak dimasukkan ke dalam perhitungan awal batasan anggaran yang ditetapkan.
Selain itu, ajang ini juga memberlakukan batasan anggaran terpisah yang khusus mengatur sektor unit daya dengan alokasi sebesar $190 juta bagi setiap pabrikan yang terlibat. Kompleksitas celah aturan inilah yang dinilai membuat pengeluaran riil tim jauh melampaui angka resmi pembatasan biaya yang tertera di atas kertas.
Dalam wawancaranya, ia menjelaskan bahwa aturan yang ada saat ini memerlukan evaluasi lanjutan agar lebih adil dan menyeluruh bagi seluruh kontestan. Pelanggaran masa lalu yang sempat menjerat timnya di tahun 2021 disebutnya sebagai bagian dari proses adaptasi regulasi yang sangat ketat pada masa awal pemberlakuannya.
Baca Juga GP Bahrain Digelar di Malaysia: Jadwal, Cuaca, dan Cara Nonton"Dalam tahun-tahun awal, ada masa penyesuaian terhadap aturan-aturan tersebut," ujarnya. "Hal-hal yang menjadi tuduhan kepada kami pada tahun pertama kini tidak akan menjadi masalah lagi, atau bahkan pada tahun kedua."
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa tim-tim peserta secara alami akan selalu memaksimalkan setiap celah finansial yang tersedia demi meraih keunggulan kompetitif di atas lintasan. Kondisi ini diibaratkan seperti sebuah balon udara yang jika ditekan di satu sisi, maka udara akan berpindah ke bagian lainnya.
"Jadi Anda sekarang akan melihat bayaran pembalap jauh lebih sehat daripada sebelum adanya batasan anggaran, dan ini tentang menemukan keseimbangan yang tepat," tambahnya. Kendati demikian, ia mengakui bahwa regulasi finansial ini telah sukses mengubah valuasi bisnis seluruh tim menjadi aset bernilai miliaran dolar yang sangat stabil.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!