Akhir pekan balap Formula 1 di Sirkuit COTA, Austin, sekali lagi menegaskan kapasitas luar biasa yang dimiliki oleh Charles Leclerc di balik kemudi mobil balap Scuderia Ferrari. Meskipun pembalap asal Monako tersebut kembali harus menghadapi kenyataan pahit bahwa potensi maksimal dirinya kerap kali tidak sepenuhnya diakomodasi oleh performa teknis mobil SF-26 di atas lintasan, ia tetap mampu menghadirkan performa yang luar biasa mengesankan di hadapan para penggemar balap jet darat dunia.
Dilansir dari FormulaPassion, rangkaian paket pembaruan teknis atau upgrade yang dibawa oleh tim insinyur asal Maranello pada akhir pekan ini memang sempat menunjukkan secercah harapan serta sinyal-sinyal positif dari segi perkembangan kecepatan mobil. Namun demikian, jurang pemisah performa terutama pada sektor tenaga mesin atau power unit masih terlihat sangat nyata dan menganga lebar, sehingga memupus ambisi besar baik bagi Leclerc maupun rekan setimnya yang baru, Lewis Hamilton, untuk secara konsisten memburu kemenangan tertinggi di setiap seri balapan musim ini.
Terlepas dari berbagai keterbatasan teknis yang mendera kuda besi mereka di Texas, Leclerc sukses menampilkan performa balap yang sangat brilian dan tanpa cela untuk mengamankan posisi finis podium di belakang sang pemenang lomba, Kimi Antonelli. Keberhasilan merebut tangga podium kedua di Sirkuit Americas ini bukan sekadar tambahan piala biasa di lemari prestasinya, melainkan sebuah tonggak sejarah penting yang resmi melambungkan jumlah koleksi podiumnya bersama tim Kuda Jingkrak menjadi angka 56, sebuah pencapaian statistik yang sangat prestisius.
Melalui raihan impresif sebanyak 56 kali naik podium tersebut, Leclerc kini secara resmi berhasil melampaui rekor jumlah podium milik dua mantan pembalap hebat Ferrari sebelumnya, yakni Rubens Barrichello dan Sebastian Vettel. Kini, pemegang nomor mobil 16 tersebut berdiri kokoh seorang diri di peringkat kedua dalam daftar historis pembalap tersukses Scuderia Ferrari dalam hal perolehan podium, menempatkan dirinya tepat di belakang sang legenda hidup asal Jerman, Michael Schumacher, yang rekornya masih berada di puncak teratas.
Baca Juga Verstappen Tantang 100 Pembalap di Balap Kart Terbesar DuniaJika ditarik lebih mendalam berdasarkan catatan statistik historis tim, posisi Schumacher memang masih berada di level yang sangat jauh dan nyaris mustahil untuk dikejar dalam waktu dekat, mengingat sang 'Kaiser' membukukan rata-rata luar biasa sebanyak 116 podium dari total 180 Grand Prix bersama Ferrari. Di sisi lain, Leclerc sukses menggapai posisi top-3 ke-56 sepanjang kariernya berseragam merah saat melakoni start Grand Prix ke-168, yang secara matematis merepresentasikan tingkat konsistensi sebesar satu kali naik podium pada setiap tiga balapan yang diikutinya bersama tim asal Italia tersebut.
| Pos. | Pemilik | Jumlah Podium di Ferrari | Persentase Podium GP |
|---|---|---|---|
| 1 | Michael Schumacher | 116 | 64.4% |
| 2 | Charles Leclerc | 56 | 33.3% |
| 3 | Rubens Barrichello | 55 | 33.9% |
| 4 | Sebastian Vettel | 55 | 46.6% |
| 5 | Kimi Raikkonen | 52 | 34.4% |
| 6 | Fernando Alonso | 44 | 45.8% |
| 10 | Gerhard Berger | 24 | 25% |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!