WRC resmi mengumumkan kesepakatan siaran langsung dengan BBC selama tiga tahun mulai 2027. Kembalinya ke layar bebas Inggris ini jadi angin segar bagi para penggemar reli, terutama dengan hadirnya Rally Scotland yang terakhir digelar pada 2019.

Kesepakatan ini mencakup seluruh putaran musim 2027-2029, dengan paket siaran yang menggabungkan program highlight satu jam, siaran langsung stage terpilih termasuk Power Stage, serta liputan digital di platform BBC. Rally Scotland akan mendapat porsi khusus: empat hari penuh siaran langsung, menjadikannya salah satu tayangan paling komprehensif dalam kalender.

Rhuanedd Richards, Direktur BBC Nations, menyebut ini sebagai tambahan luar biasa bagi portofolio olahraga mereka. "Kami antusias menyambut kembali WRC, terlebih dengan Rally Scotland yang kembali ke kalender. Ini kombinasi sempurna antara kompetisi elit dan lokasi dramatis," ujarnya.

- Advertisement -
Advertisement

Bagi Eric Boullier, CEO WRC Promoter, langkah ini adalah bagian dari strategi memperluas jangkauan WRC di Inggris. "BBC adalah organisasi media paling dipercaya di Inggris. Kombinasi televisi, digital, dan sosialnya memberi kami peluang unik untuk menyambung kembali dengan penggemar lama dan menjangkau generasi baru," kata mantan bos McLaren itu.

Namun, ada kabar kurang sedap: final musim 2026 di Arab Saudi resmi dibatalkan akibat perang di Iran. Putaran penutup pun dipindah ke Sardinia pada 1-4 Oktober. Keputusan ini diambil demi keamanan dan kelancaran operasional, meski harus mengorbankan salah satu venue eksotis di kalender.

Dengan kembalinya WRC ke BBC, ajang reli dunia berpotensi menikmati lonjakan popularitas di Inggris. Apalagi, Rally Scotland akan jadi putaran WRC pertama di Inggris sejak 2019, memicu euforia yang sudah lama dinanti. Kolaborasi dengan BBC Scotland, Cymru Wales, dan Northern Ireland juga menjamin liputan lokal yang kaya.

Bagi penggemar reli Tanah Air, siaran BBC ini bisa jadi referensi tontonan berkualitas. Tapi yang terpenting, WRC terus berbenah meski di tengah tantangan geopolitik. Kita tunggu aksi para pereli di lintasan, termasuk di Sardinia nanti.