Audi secara resmi mengajukan niat untuk mengajukan banding atas keputusan FIA yang tidak menghukum Yuki Tsunoda pada Grand Prix Italia akhir pekan lalu. Keputusan ini memicu kontroversi karena dianggap merugikan posisi mereka di klasemen konstruktor.

Insiden bermula saat restart balapan yang kacau di Monza setelah kecelakaan besar Charles Leclerc memicu bendera merah. Tsunoda, yang mengemudikan Racing Bulls, tampak berhenti di posisi yang salah di grid saat prosedur restart. Meskipun demikian, FIA memutuskan untuk melakukan satu lap formasi tambahan karena situasi yang tidak nyaman, tetapi akhirnya tidak memberikan penalti apa pun kepada Tsunoda setelah penyelidikan.

Keputusan tersebut membuat Tsunoda mempertahankan posisi ke-10 yang memberinya satu poin penting bagi Racing Bulls. Padahal, jika Tsunoda dihukum, Gabriel Bortoleto dari Audi akan naik ke posisi tersebut dan memberikan poin perdana bagi pabrikan Jerman itu musim ini.

- Advertisement -
Advertisement

Audi, melalui pernyataan resminya, menyatakan keberatan atas interpretasi aturan yang digunakan. Mereka menilai bahwa berdasarkan regulasi, pembalap yang menyebabkan lap formasi tambahan harusnya masuk ke pit lane dan memulai balapan dari sana. Namun, FIA memutuskan bahwa Tsunoda tidak berada dalam posisi yang salah dan tidak memengaruhi pembalap lain, sehingga tidak ada tindakan lebih lanjut.

Baca Juga Marc Marquez Nasihati Isack Hadjar Soal Cedera Pergelangan Tangan

Langkah Audi ini merupakan manuver strategis. Dengan mengajukan niat banding, mereka memberi waktu 96 jam untuk memutuskan apakah akan melanjutkan banding penuh atau menariknya. Ini adalah taktik umum untuk memberi ruang analisis lebih dalam sebelum mengambil keputusan final.

Jika banding diterima, Tsunoda kemungkinan akan turun di belakang Bortoleto dan Nico Hulkenberg, yang menguntungkan Audi. Saat ini, Audi berada di posisi kedelapan klasemen konstruktor dengan 16 poin, hanya lima poin di belakang Haas dan unggul lima poin dari Williams. Sementara Racing Bulls di posisi kelima dengan 75 poin berkat hasil Monza.