Akhir pekan balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia, harus berakhir di luar rencana setelah cuaca ekstrem memaksa pihak penyelenggara mengambil keputusan berat. Kondisi lintasan yang diguyur hujan deras serta masalah jarak pandang untuk helikopter medis membuat seluruh rangkaian balapan kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP terpaksa dibatalkan. Situasi ini memicu sorotan tajam dari berbagai pihak di paddock, termasuk CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang memberikan pandangan mendalam mengenai situasi pelik yang tengah dihadapi k نسبانيا pabrikan asal Noale tersebut.

Di tengah kekecewaan karena gagal menyaksikan aksi para pebalap di atas lintasan, Aprilia harus menghadapi kenyataan pahit terkait kondisi fisik pebalap andalan mereka, Jorge Martin. Sang pebalap diketahui tengah menderita cedera patah pergelangan tangan yang membuatnya harus absen dari persaingan ketat di lintasan. Pembatalan balapan di Australia secara tidak langsung memberikan waktu pemulihan tambahan bagi Martin, meski kubu Aprilia menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengharapkan situasi buruk seperti ini terjadi pada sang pebalap.

Rivola mengungkapkan bahwa para anggota tim dan pebalap lain merasakan kekecewaan yang mendalam atas pembatalan ini. Menurutnya, atmosfer di Phillip Island selalu menjadi salah satu yang paling ikonik dalam kalender kejuaraan dunia, sehingga absennya balapan utama sangat merugikan para penggemar yang telah memadati tribun sejak pagibuta. Ia bahkan sempat memboyong keluarganya demi menyaksikan langsung sengitnya pertarungan penutup di sirkuit tepi laut tersebut, namun cuaca berkata lain.

- Advertisement -
Advertisement

Lebih lanjut, Rivola menyoroti bagaimana situasi ini memengaruhi mental para pesaing di lintasan. Ia menyebutkan bahwa rekan-rekan sesama pebalap, termasuk Marco Bezzecchi, sempat merasa sedikit kesal karena kehilangan peluang emas untuk bersaing memperebutkan hasil maksimal. Bezzecchi, menurut pengamatannya, melihat akhir pekan di Australia sebagai panggung penting, dan fase penutupan musim ini dinilai layak mendapatkan akhir yang jauh lebih dramatis di atas lintasan kering.

Baca Juga Alex Marquez Pimpin Klasemen, Tampil Kuat di FP1 MotoGP Prancis 2025 Le Mans

Ketika berbicara mengenai kondisi fisik Jorge Martin, Rivola tidak menutup fakta bahwa absen dari balapan untuk sementara waktu mungkin menjadi opsi paling masuk akal demi kesehatan sang pebalap. «Pada akhirnya, jika kita melihat kondisi Jorge, tentu lebih baik jika kami tidak memaksakan diri untuk turun berlaga, bahkan untuk seri di Sepang sekalipun,» ujar Rivola menjelaskan situasi sulit yang sedang mendera garasi tim pabrikan Italia tersebut.

Kendati demikian, prioritas utama tim saat ini tetaplah memastikan proses pemulihan berjalan optimal agar Martin bisa segera kembali berkumpul bersama skuad di paddock. Rivola berharap pebalap bintangnya tersebut setidaknya dapat hadir mendampingi tim pada seri berikutnya di Malaysia, sekaligus memantau perkembangan motor dari garasi sambil mempersiapkan diri menghadapi fase akhir kejuaraan musim ini.