Andrea Kimi Antonelli mencatatkan kemenangan kandang yang sensasional di Grand Prix Italia Formula 1, bangkit dari posisi 19 di grid untuk mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, George Russell.

Dalam balapan yang penuh aksi dan strategi baterai yang cerdas, Kimi Antonelli berhasil melewati penalti grid dan pit stop di tengah balapan untuk melesat melewati Russell yang memimpin lebih dulu. Sementara itu, Max Verstappen mengamankan posisi podium terakhir setelah mengalahkan duo McLaren.

Start balapan menjadi pukulan telak bagi para penggemar tifosi yang memadati tribun. Pierre Gasly yang mengejutkan dengan pole position bertahan dari serangan Russell, namun Lewis Hamilton mencoba menyalip rekan setimnya, Charles Leclerc, di chicane Tikungan 1. Leclerc mendorong Hamilton keluar trek, membuat Hamilton turun ke posisi sembilan.

- Advertisement -
Advertisement

Insiden itu sempat dicatat oleh pengawas balapan, tetapi pada akhir lap kedua, Leclerc mengalami kecelakaan hebat di tikungan Parabolica saat melawan Oscar Piastri dari McLaren. Leclerc tergelincir ke gravel dan menghantam dinding pembatas, namun dia selamat dan balapan dihentikan sementara dengan bendera merah untuk perbaikan pembatas.

Russell yang sudah berhasil melewati Gasly di lintasan lurus, memimpin saat restart dari posisi terdepan. Verstappen dan Franco Colapinto naik ke posisi tiga dan empat. Semua pembalap mendapat kesempatan mengganti ban gratis saat red flag, dengan Verstappen menjadi satu-satunya dari barisan depan yang memilih ban medium.

Baca Juga Verstappen: Saya Lebih Dekat Pensiun daripada Pindah Tim

Setelah restart, Russell bertahan dari Gasly, sementara Colapinto sempat melewati Verstappen, tetapi kemudian kecelakaan membuatnya turun ke posisi 16. Di belakang, Antonelli memanfaatkan pertarungan antara Norris, Piastri, dan Lindblad untuk naik ke posisi enam dengan melakukan overtake ganda.

Gasly yang sempat menjadi kandidat kuat akhirnya turun ke posisi enam setelah dilewati Verstappen dan Hamilton. Russell yang seharusnya melaju mulus, justru mendapat tekanan dari Verstappen. Antonelli yang terus melesat akhirnya berhasil menyalip Russell di lap-lap akhir dan meraih kemenangan yang luar biasa di hadapan publik sendiri.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Antonelli di musim ini dan memperkuat posisinya di puncak klasemen. Dengan performa seperti ini, Antonelli menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi penerus legenda Mercedes.