Pandeglang, Nusantara Media – Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang dapat memengaruhi kondisi udara dan kesehatan masyarakat, unsur Muspika Kecamatan Bojong bersama Ibu Persit KCK Ranting 09 Bojong Cabang XXXIII Dim 0601 Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi melaksanakan kegiatan imbauan dan pembagian masker kepada masyarakat, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut dilaksanakan di depan Kantor Koramil 0108/Bojong, Jalan Raya Bojong–Malimping, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 1.500 pcs masker dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya preventif untuk membantu melindungi warga dari kemungkinan paparan debu atau abu vulkanik.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta Persit. Sinergi lintas sektor ini menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memastikan warga mendapatkan perlindungan dasar dalam menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik.
Danramil 0108/Bojong, Kapten Arm Siswoyo, bersama anggota Koramil dan Ibu Persit turut turun langsung dalam kegiatan tersebut. Selain membagikan masker, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Kapten Arm Siswoyo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama seluruh unsur terkait kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Bojong.
“Kami bersama Muspika dan Ibu Persit hadir untuk memberikan imbauan sekaligus membagikan masker kepada masyarakat. Ini merupakan langkah pencegahan agar warga dapat mengurangi risiko terpapar debu atau abu vulkanik apabila kondisi udara terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau,” ungkapnya.
Menurutnya, masyarakat diharapkan tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan masker ketika berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi paparan partikel debu yang masuk melalui saluran pernapasan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi dan arahan dari instansi yang berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pembagian masker secara langsung dinilai membantu warga, khususnya masyarakat yang sedang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar wilayah Kecamatan Bojong.
Kehadiran unsur Muspika bersama Ibu Persit juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Melalui pendekatan secara langsung, berbagai imbauan terkait kesehatan dan keselamatan dapat disampaikan dengan lebih mudah sehingga masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak abu vulkanik.
Dari sisi kesehatan, keterlibatan Puskesmas Bojong menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker dengan benar, serta memperhatikan kondisi tubuh apabila mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar debu atau kondisi udara yang kurang baik.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut sekaligus merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik.
Adapun unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Kapten Arm Siswoyo, Danramil 0108/Bojong, beserta anggota dan Ibu Persit.
Iptu Edi Rumana, S.H., Kapolsek Bojong, beserta anggota.
Baca Juga TNI AD Manunggal Air Tingkatkan Produktivitas Pertanian, 600 Hektare Sawah di Cimanggu Kini Bisa Tiga Kali Tanam dan PanenTanti Puspita Dewi, Sekmat Bojong yang mewakili Sekmat, beserta staf.
Ibu Ita Rosiawati, S.Tr.Keb, Kapuskesmas Bojong, beserta staf.
Sebanyak 1.500 masker yang disediakan dalam kegiatan tersebut dibagikan kepada masyarakat sebagai perlengkapan perlindungan diri. Pembagian dilakukan secara langsung dan disertai imbauan agar masker digunakan terutama saat masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana. Dalam situasi seperti ini, koordinasi dan komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan, pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan setiap langkah antisipasi dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat.
Koramil 0108/Bojong bersama unsur Muspika Kecamatan Bojong akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan langkah-langkah perlindungan yang diperlukan.
Masyarakat juga diharapkan tetap tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap meningkatkan kewaspadaan. Apabila kondisi lingkungan mengalami perubahan atau terdapat imbauan resmi dari instansi berwenang, masyarakat diminta untuk segera mengikuti arahan tersebut demi keselamatan bersama.
Pembagian masker tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran, masyarakat diharapkan mampu melakukan langkah perlindungan secara mandiri sekaligus membantu menjaga keselamatan lingkungan sekitar.
Keterlibatan Ibu Persit KCK Ranting 09 Bojong dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan kepedulian organisasi Persit terhadap kondisi masyarakat. Bersama anggota Koramil, Ibu Persit turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk dukungan terhadap tugas satuan di wilayah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Persit dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat perubahan kondisi lingkungan.
Seluruh rangkaian kegiatan himbauan dan pembagian masker berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Sebanyak 1.500 pcs masker telah disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian dan kesiapsiagaan bersama dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Koramil 0108/Bojong bersama Muspika Kecamatan Bojong mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker sesuai kebutuhan, meningkatkan kewaspadaan, serta selalu mengutamakan informasi resmi dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
TNI Bersama Rakyat, Siap Hadapi Setiap Tantangan dan Selalu Hadir untuk Masyarakat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!