TANJUNG PINANG, NUSANTARA MEDIA – Di tengah kesibukannya sebagai tokoh penggerak daerah, Ibu Mira, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo kota Tanjung Pinang atas penunjukan langsung oleh Ketua DPW, terus menunjukkan komitmennya dalam merangkul berbagai elemen masyarakat. Pada Selasa (21/7/2026) mulai pukul 14.00 WIB, beliau tampak hadir secara langsung di Gedung Dang Merdu, Jalan Serai TCC Dompak, Kota Tanjung Pinang. Kehadiran beliau kali ini adalah untuk mengikuti serangkaian kegiatan silaturahmi dan arisan bulanan bersama kelompok Andam Rias atau yang lebih luas dikenal dengan sebutan komunitas Makeup Artist (MUA) Tanjung Pinang.

Kegiatan ini bukanlah sekadar kumpul-kumpul biasa. Komunitas Andam Rias di Tanjung Pinang memiliki sejarah panjang dalam menyatukan para profesional di bidang kecantikan dan pernikahan. Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media di lokasi acara, Ibu Kurnia.  mengungkapkan rasa kagum dan kebanggaannya terhadap eksistensi serta konsistensi kelompok tersebut.

"Memang kegiatan arisan dan pertemuan rutin kelompok Andam Rias ini sudah puluhan tahun berjalan. Semua andam perias atau MUA di Tanjung Pinang bergabung menjadi satu wadah, sehingga sangat nampak kekompakannya," ungkap Ibu Kurnia . Beliau menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaga dan mempererat hubungan silaturahmi agar menjadi lebih dekat lagi antara satu anggota dengan anggota lainnya. Mengingat profesi MUA memiliki peran krusial dalam memutar roda industri kreatif daerah, menjaga sinergi antar perias dinilai sangat penting.

- Advertisement -

Menariknya, konsep pertemuan dan arisan bulanan kelompok pekerja seni ini dikemas dengan cara yang dinamis dan tidak membosankan. Ibu Mira menjelaskan bahwa lokasi acara selalu berubah-ubah setiap bulannya. Penentuan lokasi ini didasarkan pada sistem pencabutan arisan atau kesepakatan bersama pada pertemuan sebelumnya.

"Lokasinya memang sengaja dibuat berubah-ubah setiap kali ada pencabutan arisan. Tujuannya sangat sederhana namun bermakna, yaitu supaya ada penyegaran (refreshment) setiap kali pertemuan. Anggota tidak merasa jenuh dan selalu menantikan momen kebersamaan di suasana yang baru," jelasnya dengan antusias. Konsep ini terbukti sangat efektif dalam menjaga tingkat partisipasi aktif dari para perias di Tanjung Pinang.

Kepedulian Ibu Mira terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, tidak hanya berhenti pada komunitas MUA saja. Sosok perempuan inspiratif ini rupanya juga sangat aktif dalam berbagai organisasi strategis lainnya, salah satunya adalah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Di dalam kepengurusan IWAPI, Ibu Mira mengemban amanah yang tidak kalah penting, yakni sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Pendidikan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Di samping kegiatan Andam Rias, saya juga aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi lainnya. Salah satunya di IWAPI. Alhamdulillah, selama ini seluruh program kerja dan kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan sangat sukses," paparnya lebih lanjut. Peran gandanya ini membuktikan dedikasi tinggi terhadap kemajuan kaum perempuan, baik di bidang pergerakan sosial politik maupun pengembangan kewirausahaan lokal.

Kehadiran tokoh-tokoh daerah seperti Ibu Mira dalam kegiatan komunitas akar rumput memberikan dampak yang sangat positif. Hal ini tidak hanya memotivasi para pelaku usaha industri kreatif seperti MUA untuk terus berkembang, tetapi juga memberikan angin segar bagi pertumbuhan sektor UMKM secara keseluruhan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Tanjung Pinang. Sinergi yang kuat antara tokoh politik, pengusaha wanita, dan komunitas kreatif ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.