Formula 1 telah mengalami metamorfosis yang sangat mendalam sejak resmi diakuisisi oleh Liberty Media pada tahun 2017. Di garda terdepan dari perubahan masif ini, sektor keramahan dan pengalaman penonton atau hospitality menjadi salah satu pilar utama yang mendefinisikan ulang standar hiburan olahraga global di akhir pekan.
Kehadiran sosok berpengalaman seperti Keith Bruce, yang sebelumnya sukses menakhodai Super Bowl 50 di San Francisco pada tahun 2016, membawa angin segar bagi perusahaan hospitality Quint International atau yang kini dikenal sebagai Quint. Penunjukannya sebagai presiden F1 Experiences menandai babak baru bagaimana para penikmat ajang balap jet darat ini berinteraksi langsung dengan atmosfer lintasan.
Dalam wawancara eksklusif bersama The Race Business Spotlight, Bruce membedah secara mendalam mekanika di balik operasional modern F1 Experiences. Ia mengungkapkan bagaimana timnya berhasil merombak total cara para penggemar dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi menikmati akhir pekan balapan, menjadikannya jauh lebih inklusif dan terbuka dibandingkan era-era sebelumnya.
Mengusung filosofi yang merangkul semua kalangan, Bruce memperkenalkan adagium dari backpacker hingga miliarder untuk menggambarkan luasnya spektrum layanan yang kini ditawarkan. Ketika F1 Experiences diluncurkan pada 2017, mereka memegang mandat yang sangat jelas untuk mendemokratisasi akses dan mentransformasi perjalanan penonton secara menyeluruh, bukan sekadar memanjakan kalangan super kaya saja.
Baca Juga Keputusan Insiden Lando Norris dan Oscar Piastri di GP SingapuraMenurutnya, inovasi ini mencakup optimalisasi tiket tribun biasa hingga memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk menjelajahi area lintasan yang sebelumnya tertutup rapat sebelum kepemimpinan Liberty Media. Berbagai program eksklusif pada hari Kamis dan Jumat malam dirancang khusus untuk mendekatkan penggemar baru dengan sisi teknis dan misteri di balik garasi tim.
Berbekal pengalaman menangani ajang olahraga elite mulai dari NBA, MotoGP, hingga turnamen tenis ATP, Bruce menilai bahwa F1 memiliki keunggulan kompetitif yang unik. Durasi akhir pekan balapan yang membentang selama tiga hari penuh memberikan ruang eksplorasi ekonomi pengalaman yang jauh lebih luas ketimbang pertandingan olahraga konvensional berdurasi singkat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!