Format akhir pekan Singapore Grand Prix benar-benar menguji batas ketahanan garasi Mercedes AMG Petronas F1 Team secara maksimal. Setelah George Russell melakukan kesalahan langka yang berharga mahal dengan menabrakkan mobil W17 miliknya ke pembatas lintasan saat memimpin balapan Sprint dalam kondisi basah pada hari Sabtu, para mekanik pabrikan harus segera mengeksekusi perbaikan besar-besaran dan darurat agar kendaraan tersebut siap digunakan kembali untuk sesi kualifikasi Grand Prix di malam hari.
Meskipun memiliki jendela waktu persiapan yang sangat sempit di garasi, Russell secara luar biasa berhasil mengamankan posisi keenam di grid menggunakan mesin yang baru saja diperbaiki dalam tempo kilat tersebut. Sementara itu, rekan setimnya sukses mengunci posisi start di tempat keempat. Kendati demikian, karena Russell harus menghadapi hukuman penalti mesin yang bersifat wajib, ia tetap dipaksa untuk memulai balapan utama pada hari Minggu dari posisi paling belakang di barisan grid.
Dalam sebuah wawancara pasca-sesie bersama media, prinsipal tim Toto Wolff mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak menduga ketika melihat pembalap utamanya tersebut menghantam dinding pembatas pada awal perlombaan Sprint. Wolff menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan kejadian yang sangat tidak biasa bagi seorang pembalap berpengalaman seperti Russell yang biasanya tampil sangat konsisten di berbagai kondisi lintasan yang sulit.
Kendati demikian, pimpinan tim asal Austria tersebut dengan tegas menolak untuk melimpahkan seluruh kesalahan kepada pundak pembalapnya, seraya menyoroti betapa licin dan berisiknya sirkuit jalan raya Singapura yang basah akibat cuaca. Menurut analisis internal tim, tenaga mesin sempat menyentak secara tiba-tiba pada momen yang tidak terduga ketika sang pembalap melintasi garis putih marka jalan yang basah di area krusial.
Baca Juga Alasan Red Bull Perintahkan Verstappen Beri Posisi di F1 SpanyolDi balik kekacauan akibat insiden tersebut, para mekanik tim berhasil merampungkan perbaikan fisik suspensi serta komponen bodi mobil tepat sebelum sesi kualifikasi dimulai. Walaupun demikian, proses perbaikan yang tergesa-gesa tersebut sempat membuat hilangnya beberapa data telemetri penting pada mobil Russell yang memengaruhi kenyamanan berkendara di sesi penentu grid.
Dilansir dari Motorsport.com, ketidaklengkapan sensor pada sisi garasi Russell tidak menghentikan apresiasi tinggi dari manajemen tim terhadap kerja keras para kru. Wolff memuji dedikasi luar biasa para mekanik dan performa solid yang tetap ditunjukkan oleh Russell di tengah keterbatasan data mobil yang belum sepenuhnya pulih sempurna pasca-perbaikan darurat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!