Banten, Nusantara Media - Sebuah insiden kecelakaan laut yang merenggut nyawa seorang pengunjung wisata terjadi di kawasan pesisir Banten pada Minggu pagi. Korban yang diketahui bernama Ita Setiawati, seorang perempuan berusia 64 tahun asal Cilandak, Jakarta Selatan, ditemukan tak bernyawa di sekitar area bebatuan dermaga. Peristiwa ini sontak mengejutkan warga sekitar serta para wisatawan yang sedang menghabiskan akhir pekan di kawasan destinasi populer tersebut, memicu respons cepat dari aparat penegak hukum setempat.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Polsek Cinangka, rangkaian kejadian bermula sejak hari Sabtu. Korban bersama anggota keluarganya tiba di Hotel West Cove yang terletak di Kampung Jambu, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, untuk menginap. Suasana liburan yang awalnya berjalan normal mendadak berubah menjadi duka mendalam tatkala korban memutuskan untuk keluar kamar sendirian pada keesokan harinya.
Kronologi peristiwa mencatat bahwa pada Minggu pagi sekitar pukul 06:30 WIB, korban pamit kepada keluarganya untuk keluar dari kamar hotel menuju area kolam renang. Tak lama berselang, sekitar pukul 06:50 WIB, korban terlihat berada di sekitar area parkir hotel untuk melakukan aktivitas ringan berupa jalan santai atau jogging. Korban kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan hotel untuk diantarkan menuju pantai, yang kemudian diantar ke Pantai Karang Jodoh sebelum petugas keamanan tersebut kembali bertugas ke hotel.
Setelah ditinggal kembali oleh petugas keamanan, korban terpantau berjalan-jalan di sekitar area Dermaga Jambu dan berencana untuk menghubungi petugas keamanan tersebut jika sudah selesai. Namun, hingga pergantian waktu tugas shift penjagaan, tidak ada panggilan atau kontak yang diterima dari korban. Situasi mulai menemui titik terang yang tragis ketika warga sekitar melihat seseorang tergeletak di genangan air laut di antara bebatuan Dermaga Jambu pada pukul 08:00 WIB.
Mendapati temuan tersebut, masyarakat bersama unsur Balawista segera melakukan evakuasi darurat guna menghindari agar tubuh korban tidak terbawa oleh arus gelombang air laut yang deras. Setelah dilakukan pengecekan awal di lokasi kejadian, korban dipastikan sudah tidak bernyawa. Pihak Balawista kemudian dengan sigap melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Cinangka agar segera mendapatkan penanganan medis dan kepolisian lebih lanjut.
Baca Juga Kapolresta Tangerang Cek Dapur MBG, Pastikan Keamanan, Higienitas, dan KualitasRespon cepat ditunjukkan oleh jajaran kepolisian di bawah pimpinan Kapolsek Cinangka, AKP Romizal S.H., M.H., bersama personel Bhabinkamtibmas setempat yang langsung mendatangkan tim ke tempat kejadian perkara. Setelah proses evakuasi awal, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Cinangka guna mendapatkan pemeriksaan darurat sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Penanganan kasus kecelakaan laut ini selanjutnya dilimpahkan kepada Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Anyer Polda Banten. Guna kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban langsung dirujuk ke RSUD Panggung Rawi Kota Cilegon menggunakan unit ambulans dari Puskesmas Anyer untuk menjalani proses visum et repertum secara menyeluruh.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!