Masa depan Tarran Mackenzie di kancah balap motor internasional akhirnya menemui titik terang setelah ia memutuskan kembali ke ajang British Superbike Championship (BSB) untuk musim 2027. Pembalap berusia 30 tahun tersebut harus mengakhiri musim kompetisi Superbike dunia lebih cepat akibat cedera parah yang dialaminya dalam insiden kecelakaan di FP2 pada 10 Juli lalu di Sirkuit Donington Park. Karena belum mendapatkan lampu hijau dari tim medis menjelang putaran Estoril dan final Jerez, posisinya di tim MGM Ducati untuk sisa balapan musim ini digantikan oleh pembalap asal Prancis, Loris Baz.

Kendati harus absen di sisa musim ini, Mackenzie tidak perlu merasa cemas mengenai kelanjutan karier profesionalnya di dunia balap roda dua. Selama masa pemulihan cederanya yang panjang, ia bersama sang ayah, Niall, telah merancang langkah strategis untuk masa depannya dan resmi mengikat kontrak dengan tim baru BMW bentukan Dale McElveen—yang menjabat sebagai Managing Director produsen perkakas Milwaukee untuk wilayah Britania Raya dan Irlandia—serta mitra sekaligus Direktur Teknis Leigh Finley. Tim anyar ini dipastikan akan langsung mengantongi status dukungan pabrikan nomor satu dari BMW, dengan menduetkan Mackenzie bersama pembalap Rory Skinner pada musim mendatang.

Kepindahan Mackenzie ini sekaligus memberikan dampak domino yang masif terhadap eksistensi skuad MGM Ducati di kejuaraan dunia Superbike. Kehadiran Mackenzie sebelumnya sempat menyelamatkan tim asuhan Michael Galinski tersebut pada musim 2026 berkat sokongan sponsor utama Optical Express yang ia bawa. Namun, kepergian sang pembalap andalan membuat masa depan tim asal Jerman itu berada di ambang ketidakpastian besar. Tanpa kehadiran Mackenzie, sponsor utama dipastikan menarik diri, sementara para kru tim sudah mulai mencari peluang pekerjaan baru di garasi tim lain sejak beberapa pekan terakhir menyusul situasi finansial dan operasional yang semakin pelan-pelan surut.

- Advertisement -
Advertisement

Situasi internal MGM Ducati semakin diperkuat oleh langkah sang pimpinan tim, Michael Galinski, yang dikabarkan telah menerima tawaran posisi sebagai penanggung jawab teknis dan regulasi untuk ajang Internationale Deutsche Motorradmeisterschaft (IDM) pada 2027. Terlebih lagi, jadwal dua seri terakhir IDM diketahui bersinggungan langsung dengan kalender kejuaraan Superbike dunia. Di sisi lain, pembicaraan intensif juga tengah berlangsung terkait potensi pengambilalihan satu unit motor, suku cadang, serta logistik kargo udara milik MGM oleh tim Go Eleven, yang berencana memperluas kapasitas garasi mereka menjadi dua unit Ducati Panigale V4R pada tahun depan.

Baca Juga Kawasaki Ninja ZX-10R 2027 Hadirkan Aerodinamika Baru dan DNA Superbike

Perjalanan karier Mackenzie di pentas Superbike sendiri diwarnai oleh berbagai dinamika naik turun yang cukup panjang. Setelah sempat mencatatkan kemenangan mengejutkan dalam kondisi trek mixed di Most selama berkiprah di ajang Supersport, ia sempat direkrut oleh pimpinan Petronas Honda kala itu, Midori Moriwaki, untuk naik kelas ke kategori Superbike. Menjelang pertengahan musim 2025, pembalap berjuluk Taz itu memilih mundur karena hilangnya kepercayaan terhadap struktur kerja tim sebelumnya. Beruntung, kepindahan Scott Redding ke BSB membuka jalan bagi Mackenzie untuk bergabung dengan MGM Ducati, di mana ia sukses mempersembahkan 13 hasil finis di posisi sepuluh besar, termasuk pencapaian terbaiknya finis di peringkat keempat dan kelima pada balapan utama kedua di Phillip Island serta Misano.