Lando Norris tak mau berlama-lama di lintasan. Juara dunia Formula 1 2025 itu dengan tegas menolak kemungkinan balapan hingga usia 40-an, berbeda jauh dari langkah Fernando Alonso yang baru saja memperpanjang kontraknya bersama Aston Martin hingga 2027.
Pernyataan ini muncul di tengah paddock Grand Prix Bahrain yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Saat berbicara dengan BeIN Sports Asia, Norris ditanya soal ambisi jangka panjangnya. "Tidak mungkin," ujarnya singkat. Ketika ditegaskan apakah ini berlaku untuk F1 saja atau semua ajang balap, ia menegaskan, "Dalam balapan secara umum. Tidak mungkin."
Ingin Hidup Normal di Luar Paddock
Alasan di balik keputusan itu bukan soal performa atau kompetisi, melainkan keinginan untuk menikmati hidup di luar hiruk-pikuk paddock. "Karena aku tidak mau," jelas pembalap McLaren itu. "Aku ingin pulang dan bersantai, lalu pergi traveling dengan teman-teman, dan punya keluarga. Aku tidak ingin berada di sini selamanya, jadi aku mencoba memanfaatkan waktuku sebaik mungkin selagi di sini."
Kontras dengan Alonso yang akan tetap membalap pada usia 46 tahun, Norris justru ingin menutup kariernya lebih awal. Meski demikian, ia masih terikat kontrak dengan McLaren hingga setidaknya akhir musim 2030, saat usianya baru 31 tahun.
Kontrak Panjang dan Ambisi Juara
"McLaren adalah rumahku, dan aku sangat senang menandatangani kontrak baru untuk tetap bersama tim setidaknya hingga 2030," kata Norris saat memperpanjang kontraknya pada Agustus 2026. "Ketika aku memulai perjalanan ini sembilan tahun lalu, aku sudah jelas dengan tujuan yang ingin kucapai: membawa McLaren kembali ke depan dan memenangkan kejuaraan. Kami sudah mencapai itu, tapi kami ingin lebih, kami ingin terus menang, dan kami tahu sebagai tim kami mampu melakukannya."
Baca Juga Kontrak Verstappen Hentikan Spekulasi 'Silly Season' F1 2026Musim ini, Norris berada di posisi keempat klasemen pembalap dengan 186 poin, tertinggal 116 poin dari pemimpin sementara Kimi Antonelli. Selisih ini menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap berusia 26 tahun itu untuk mempertahankan gelar juara dunianya.
Keputusan Norris untuk tidak mengikuti jejak Alonso bisa jadi angin segar bagi para pembalap muda yang mengincar kursi di tim-tim papan atas. Namun, dengan kontrak jangka panjangnya, McLaren tetap memiliki stabilitas untuk beberapa tahun ke depan.
Yang jelas, pernyataan Norris ini menegaskan bahwa gelar juara dunia tidak lantas membuatnya ingin terus berkompetisi tanpa batas. Baginya, ada kehidupan setelah balapan yang menanti.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!