Panggung utama balap kelas ringan dunia menyuguhkan drama emosional yang luar biasa ketika Maximo Quiles berhasil menuntaskan misi besarnya di Sirkuit Mandalika. Dilansir dari Motosan.es, sang pemuda berbakat asal Spanyol ini tampil tanpa cela sepanjang akhir pekan, memimpin jalannya balapan dari garis start hingga finis untuk mengukuhkan diri sebagai Campeon del Mundo alias Campeon del Mundo Moto3. Keberhasilan gemilang ini sekaligus menempatkan namanya sejajar dengan para legenda balap hebat yang mampu merengkuh mahkota juara dengan cara paling meyakinkan, yakni berdiri di podium tertinggi.
Sorotan penonton dan paddock sejak awal memang tertuju sepenuhnya pada garasi Aspar Team. Memulai perlombaan dari posisi grid keenam, beban berat terpikul di pundak sang pembalap muda. Ia tidak hanya dituntut mengamankan kemenangan di atas lintasan sepanjang 4,3 kilometer tersebut, tetapi juga harus memastikan selisih keunggulan minimal 125 poin atas para rival terdekatnya di klasemen demi mengunci gelar juara dunia lebih awal. Suasana garasi terasa begitu tegang mengingat rival terberatnya, Almansa, memulai balapan dari posisi yang sangat menguntungkan di barisan depan, tepat di belakang peraih pole position Uriarte.
Begitu lampu start padam di bawah terik matahari Lombok, persaingan sengit langsung tersaji di tikungan pertama. Uriarte melakukan start gemilang, namun Almansa dengan sigap menyodok merebut pimpinan lomba, sementara Quiles secara cerdik langsung melesat naik ke posisi ketiga. Ketegangan langsung memuncak di tikungan-tikungan awal ketika kekacauan kecil mengubah komposisi grup terdepan secara drastis. Uriarte harus rela merosot ke posisi keenam, sementara Quiles menunjukkan insting membunuh dengan merebut posisi kedua di belakang Almansa, meninggalkan para pesaing lainnya seperti Adrian Fernandez dan Alvaro Carpe yang harus berjuang keras di barisan perebutan podium.
Memasuki lap kedua, dinamika balapan semakin tidak tertebak dengan posisi yang terus berganti secara konstan. Memanfaatkan celah kecil dan kebingungan di rombongan depan, Quiles tanpa ragu mengambil alih pimpinan lomba dan langsung menggeber motornya untuk menciptakan jarak aman. Di sisi lain, pahlawan lokal Pratama sempat mencuri perhatian publik dengan merangsek ke posisi kedua, meski posisinya segera direbut kembali oleh Fernandez. Sementara itu, Almansa yang sempat dijagokan justru terlempar ke posisi kelima, berada di dalam cengkeraman ketat pembalap-pembalap tangguh lainnya seperti Guido Pini dan Uriarte yang berusaha bangkit.
Baca Juga Albert Arenas Resmi Kunci Gelar Juara Dunia Supersport 2026Dominasi mutlak mulai diperlihatkan oleh sang calon juara dunia saat balapan mencapai paruh pertama. Quiles tidak hanya memimpin jalannya balapan secara tak terbantahkan, tetapi ia juga sukses membangun keunggulan hingga hampir tiga detik penuh atas para pengejarnya. Di belakang sang pemimpin lomba, Almansa memimpin grup pengejar yang dihuni oleh Fernandez dan Carpe. Tekanan psikologis sempat terlihat ketika Quiles melakukan sedikit kesalahan akibat terlalu memforsir tenaga di awal lomba, namun mental baja membawanya melewati paruh balapan dengan keunggulan yang sangat nyaman.
Drama dan insiden mewarnai sisa paruh kedua balapan ketika Alvaro Carpe bersenggolan dengan Adrian Fernandez, insiden yang berujung pada jatuhnya Carpe ke gravel dan memupus peluangnya meraih hasil positif. Fernandez sendiri masih beruntung bisa melanjutkan balapan di posisi kedelapan. Situasi ini langsung dimanfaatkan oleh Salmela untuk naik ke posisi ketiga, meski ia kemudian harus meladeni serangan bertubi-tubi dari pembalap Spanyol lainnya. Menjelang lima lap terakhir, pengawas balapan sempat memberikan peringatan batas lintasan kepada Quiles, namun hal itu tidak menggoyahkan konsentrasinya. Dengan keunggulan nyaman di depan, Quiles akhirnya menyentuh garis finis pertama, dikuti oleh Almansa dan Bertelle yang melengkapi komposisi podium di Mandalika.
| Pos | Pembalap | Tim | Selisih/Gap |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | Aspar Team | Winner / Champion |
| 2 | Almansa | IntactGP | + Podium |
| 3 | Bertelle | Rivalling Team | + Podium |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!