Dunia balap Formula 1 kembali disuguhkan sebuah drama luar biasa di bawah langit malam Marina Bay. Max Verstappen berhasil keluar sebagai pemenang dalam balapan Grand Prix Singapura 2026 yang sempat mengalami penundaan akibat hujan deras serta intervensi mobil keselamatan yang intens. Kemenangan ini diraih setelah melalui perjuangan yang sangat melelahkan dan penuh perhitungan taktis di atas lintasan basah yang memperdaya banyak pembalap top dunia.
Jalannya balapan langsung menyajikan kejutan sejak lampu start padam. George Russell yang memulai balapan dari barisan terdepan grid sempat merebut pimpinan lomba dengan meyakinkan. Namun, petaka datang dengan cepat ketika ia kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan hebat di penghujung lap pertama, mengakhiri peluangnya lebih awal dan memaksa masuknya mobil keselamatan ke lintasan untuk membersihkan serpihan mobil.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para pesaing di belakangnya. Di barisan depan, dominasi perlahan diambil alih oleh sang juara bertahan, sementara dua pembalap Scuderia Ferrari tampil solid untuk mengamankan sisa tempat di podium. Lewis Hamilton yang kini berseragam tim Kuda Jingkrak menunjukkan kelasnya bersama rekan setimnya, Charles Leclerc, untuk menguntit ketat posisi terdepan hingga garis finis dikibarkan.
Menjelang akhir balapan, tensi di lintasan semakin memuncak ketika duel ketat terjadi di barisan tengah. Rekan setim di McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, terlibat insiden sengit berupa senggolan di lap terakhir saat keduanya tengah berjuang mengamankan posisi keempat dan kelima. Insiden dramatis ini mengubah susunan poin akhir dan memberikan keuntungan bagi para pembalap di belakang mereka yang mampu menjaga konsistensi di tengah kondisi trek yang sangat menantang.
Baca Juga Tsunoda Cerita Panggilan di Pantai Yunani Jelang Comeback F1Hasil akhir di Marina Bay ini dipastikan akan membawa dampak besar bagi persaingan ketat di klasemen kejuaraan dunia musim 2026. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingkat attrition yang tinggi akibat banyaknya pembalap yang gagal finis, ketahanan mental dan keandalan teknis mobil terbukti menjadi kunci utama untuk bisa bertahan dan meraih hasil maksimal di seri jalanan Singapura yang ikonik ini.
| Pos | Pembalap (Tim) |
|---|---|
| 1 | Max Verstappen (Red Bull) |
| 2 | Lewis Hamilton (Ferrari) |
| 3 | Charles Leclerc (Ferrari) |
| 4 | Kimi Antonelli (Mercedes) |
| 5 | Liam Lawson (Racing Bulls) |
| 6 | Ollie Bearman (Haas) |
| 7 | Nico Hulkenberg (Audi) |
| 8 | Lando Norris (McLaren) |
| 9 | Pierre Gasly (Alpine) |
| 10 | Esteban Ocon (Haas) |
| 11 | Fernando Alonso (Aston Martin) |
| 12 | Carlos Sainz (Williams) |
| 13 | Arvid Lindblad (Racing Bulls) |
| 14 | Oscar Piastri (McLaren) +1 lap |
| DNF | Alex Albon (Williams) |
| DNF | Gabriel Bortoleto (Audi) |
| DNF | Valtteri Bottas (Cadillac) |
| DNF | Franco Colapinto (Alpine) |
| DNF | Isack Hadjar (Red Bull) |
| DNF | George Russell (Mercedes) |
| DNF | Sergio Perez (Cadillac) |
| DNF | Lance Stroll (Aston Martin) |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!