Akhir pekan balapan di Formula 1 Grand Prix Singapura diwarnai oleh drama internal yang melibatkan tim McLaren setelah dua pembalap mereka terlibat insiden senggolan pada lap terakhir sesi Sprint Race. Sesi yang seharusnya menjadi lumbung poin penting bagi skuad asal Woking tersebut justru berubah menjadi bencana kecil ketika Lando Norris dan rekan setimnya bersenggolan di tikungan krusial.
Insiden bermula ketika balapan sprint memasuki putaran pemungkas. Lando Norris mencoba melakukan manuver nekat dari sisi dalam terhadap Oscar Piastri saat keduanya bersiap melibas Tikungan 5. Sayangnya, ruang yang sempit serta visibilitas yang terbatas membuat Oscar Piastri tidak menyadari keberadaan rekan setimnya di area blind spot, yang berujung pada benturan keras dan membuat kedua mobil sempat berputar di atas lintasan.
Akibat aksi nekat di detik-detik akhir tersebut, Lando Norris harus rela merosot drastis hingga finis di posisi kedelapan dan hanya mengamankan remah-remah poin. Sementara itu, nasib yang lebih tragis harus diterima oleh Oscar Piastri yang terpaksa memarkir kendaraannya dan gagal finis (DNF) hanya beberapa tikungan sebelum garis finis, menambah kepedihan kubu oranye pepaya di akhir sesi.
Meskipun garasi tim bergemuruh akibat kekecewaan, para pembalap justru menunjukkan sikap yang terbilang tenang di hadapan media pascalomba. Lando Norris, yang menyandang status juara dunia bertahan, menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada seluruh anggota tim atas insiden yang merugikan tersebut. "Saya meminta maaf kepada mereka [tim] karena salah satu mobil harus keluar," ujarnya usai balapan.
Namun, ketika didesak untuk memberikan analisis mendalam mengenai insiden senggolan tersebut, pembalap asal Inggris itu memilih untuk bersikap lebih diplomatik dan menolak berspekulasi terburu-buru. "Saya lebih memilih untuk kembali dan melihatnya ulang," tambah Lando Norris singkat menanggapi pertanyaan para jurnalis.
Baca Juga Max Verstappen Tanggapi Maaf Antonelli, Norris Pilih Nomor 1 2026: Dampak Besar?Di sisi lain, Oscar Piastri mengambil pendekatan serupa meskipun sempat merasa kecewa dengan situasi yang terjadi. Pembalap asal Australia yang sebelumnya pernah mengalami insiden serupa pada musim lalu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ambil pusing dengan insiden perebutan posisi keempat dan kelima tersebut, seraya mengalihkan fokus penuh pada sesi kualifikasi yang akan segera digelar.
"Saya belum melihatnya secara jelas, maksud saya, dari sudut pandang saya, ini memperebutkan posisi ke-4 dan ke-5 untuk balapan Sprint, jadi saya tidak terlalu ambil pusing," ungkap Oscar Piastri kepada Sky Sports. "Ini hanya menyisakan banyak pekerjaan sekarang bagi tim untuk memperbaiki kedua mobil. Sangat disayangkan bagi tim."
Berbeda dengan ketenangan yang diperlihatkan oleh kedua pembalap di paddock, jajaran petinggi tim justru dikabarkan tidak dapat menyembunyikan amarah mereka. Pimpinan tim Andrea Stella dan CEO Zak Brown dilaporkan langsung berjalan cepat kembali ke area hospitality tim dengan ekspresi geram akibat manuver ceroboh tersebut, yang dinilai sangat merugikan ambisi McLaren dalam perburuan posisi ketiga kejuaraan konstruktor musim ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!