Akhir pekan Formula 1 di Marina Bay Street Circuit berubah menjadi mimpi buruk bagi George Russell setelah serangkaian kesalahan dan kendala teknis menghantam garasi Mercedes. Pembalap asal Inggris tersebut secara terbuka mengakui bahwa timnya sama sekali tidak puas dengan performa keseluruhan paket mobil W17 sepanjang sesi kualifikasi Grand Prix Singapura yang penuh tekanan.

Petaka bagi Russell bermula pada sesi balapan singkat ketika ia sempat merebut posisi terdepan dari cengkeraman Max Verstappen di awal lomba. Namun, kegembiraan itu hanya berumur jagung. Pada tikungan dan lap berikutnya, kondisi lintasan yang licin dan menantang langsung menjebak sang pembalap, membuatnya kehilangan kendali hingga menghantam tembok pembatas di lintasan lurus utama dengan keras.

Insiden kecelakaan tersebut berdampak masif pada keseimbangan mobil W17 yang dikemudikannya, merusak potensi kecepatan yang sempat terlihat sangat menjanjikan pada sesi latihan hari Jumat sebelumnya. Para mekanik Mercedes harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki kerusakan parah sebelum sesi kualifikasi dimulai, yang sayangnya mengubah karakteristik penanganan mobil di atas aspal panas Singapura.

- Advertisement -
Advertisement

"Ya, secara keseluruhan ini adalah hari yang sangat buruk dan itu berakar dari kesalahan saya sendiri," ujar Russell. "Tujuan dari kualifikasi adalah memastikan mobil terasa sama persis seperti kemarin. Untuk alasan tertentu hal itu tidak terjadi, yang terkadang tidak mengherankan ketika seluruh tim harus merakit ulang mobil dari awal."

Russell menambahkan bahwa meskipun mobilnya sempat membentur dinding pembatas, performa pada hari Jumat menunjukkan daya saing di setiap putaran, sesuatu yang sama sekali hilang pada hari Sabtu krusial tersebut. Tahun ini, situasi di garasi Mercedes semakin menarik karena Russell menggunakan spesifikasi mobil yang lebih lama dibandingkan rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, yang sudah menggendong paket upgrade terbaru.

Baca Juga Jenson Button Desak F1 Hentikan Penambahan Kalender Balap

Meskipun sang rekan setim asal Italia mampu mencatatkan waktu yang lebih kompetitif di lintasan, Russell menegaskan bahwa kubu panen bintang perak tersebut masih belum puas dengan cara mereka mengoptimalkan paket pembaruan tersebut. Evaluasi mendalam masih harus terus dilakukan agar ketertinggalan kecepatan bisa segera dipangkas.

"Maksud saya, sangat positif melihat Kimi lebih kompetitif hari ini daripada kemarin. Namun, kami tidak serta-merta mencatatkan waktu yang luar biasa di layar catatan waktu. Sebagai sebuah tim, kami masih belum puas dengan posisi kami menggunakan paket baru ini," tambahnya.

Tantangan berat kini sudah menanti di depan mata menyusul penalti mesin yang harus diterima akibat masalah reliabilitas pada seri sebelumnya. Start dari posisi paling buncit di Marina Bay, di mana jalur menyalip sangat terbatas, menjanjikan perjuangan ekstra melelahkan demi mengamankan posisi finis zona poin.