Musim kompetisi balap motor yang dijalani oleh Fermin Aldeguer harus kembali menemui jalan terjal yang sangat menyakitkan. Pembalap muda asal Spanyol tersebut dipastikan menderita cedera serius berupa fraktur pada bagian basis metakarpal pertama di tangan kanannya. Insiden nahas ini terjadi menyusul kecelakaan hebat yang dialaminya pada fase awal balapan utama akhir pekan ini di sirkuit Mandalika, Indonesia. Konfirmasi medis langsung dikeluarkan setelah pemeriksaan intensif dilakukan di pusat medis sirkuit pasca insiden kecelakaan tunggal tersebut.

Kecelakaan yang melibatkan pembalap berbakat ini terjadi ketika balapan baru saja menyentuh lap-lap awal di lintasan kebanggaan Indonesia. Saat perlombaan baru berjalan tiga putaran, ia kehilangan kendali atas kendaraannya dan langsung terseret ke area run-off. Benturan keras yang terjadi saat terjatuh membuat area tangan kanannya langsung merasakan sakit luar biasa, memaksa pengawas balapan mengibarkan tanda bahaya bagi kondisi fisiknya. Tim medis langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama sebelum merujuk sang pembalap untuk menjalani pemindaian radiologis mendetail.

Hasil pemeriksaan sinar-X memperlihatkan adanya retak atau patah tulang pada bagian krusial tangan kanan yang sangat menentukan fungsi akselerasi dan pengereman motor. Mengingat vitalnya fungsi bagian tubuh tersebut bagi seorang pembalap profesional, pihak tim bersama jajaran medis langsung mengambil keputusan tegas. Dilansir dari Motosan.es, pembalap asal Murcia tersebut dijadwalkan langsung terbang kembali ke Spanyol pada malam hari ini juga untuk segera menemui dokter spesialis bedah.

- Advertisement -
Advertisement

Setibanya di Barcelona, ia akan langsung masuk ruang operasi guna menjalani tindakan bedah ortopedi demi mempercepat proses penyatuan tulang yang patah. Langkah cepat ini diambil agar pemulihan bisa berjalan secara optimal di tengah kalender balap musim ini yang semakin padat dan menyisakan sedikit sekali ruang istirahat. Cedera di Mandalika ini sekaligus menutup peluangnya untuk melanjutkan sisa rangkaian tur balap di kawasan Asia dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga Marc Marquez Ungkap Momen Menakutkan saat Duel 300 km/jam dengan Bezzecchi di Aragon

Cobaan berat ini semakin memperpanjang daftar penderitaan fisik yang harus ditanggung oleh sang pembalap sepanjang musim kompetisi tahun ini. Sebelumnya, ia juga sempat dibuat menderita akibat patah tulang femur saat menjalani sesi latihan pramusim, yang membuatnya terpaksa absen pada seri pembuka di Thailand. Belum cukup sampai di situ, nasib sial kembali mendera ketika ia mengalami kecelakaan parah di Assen yang mengakibatkan fraktur pada ruas vertebra T7, memaksanya absen dalam beberapa seri penting.

Meskipun harus terus menerus bertarung melawan cedera parah, determinasi dan kecepatan di atas lintasan yang ia tunjukkan selama ini tetap mengundang kagum banyak pihak. Namun, hantaman masalah kebugaran yang bertubi-tubi memaksa sang talenta muda harus kembali bersabar menepi dari lintasan balap demi memulihkan kondisi fisik secara menyeluruh untuk masa depannya di kejuaraan dunia.