Tim McLaren menyadari bahwa mereka membutuhkan perubahan yang jauh lebih mendasar untuk mengatasi karakteristik mobil Formula 1 yang paling mengkhawatirkan musim ini. Pernyataan tersebut muncul setelah Lando Norris secara terbuka mengungkapkan bahwa penurunan performa yang terjadi secara tiba-tiba telah membuat timnya tertinggal sangat jauh dari barisan terdepan persaingan.

Musim kompetisi yang dulunya menjanjikan bagi skuad juara dunia ganda tahun lalu ini justru harus ditutup melalui rangkaian tiga balapan beruntun yang mengecewakan. Puncaknya terjadi di Grand Prix Singapura, di mana McLaren harus puas finis di posisi keempat dan kelima dengan jarak tertinggal hingga 40 detik di belakang pemenang balapan, Max Verstappen dari Red Bull.

Perubahan drastis ini terjadi dalam hitungan minggu saja, di mana McLaren sebelumnya sempat rutin merebut posisi pole, memenangi balapan di kedua sisi jeda musim panas, dan tampil sebagai ancaman nyata di barisan terdepan. Situasi kini berbalik, dari peluang mendekati Ferrari di klasemen konstruktor, mereka justru terancam oleh kebangkitan Red Bull setelah hanya mampu mengumpulkan 33 poin dari tiga seri di Azerbaijan, Malaysia, dan Singapura.

- Advertisement -
Advertisement

Faktor karakteristik mobil dan tata letak sirkuit menjadi salah satu penjelasan utama atas kemunduran ini. Berdasarkan analisis teknis, mobil McLaren terbukti lebih lemah ketika menghadapi tikungan lambat, fase masuk tikungan, serta kurang kompetitif di lintasan lurus. Masalah kecepatan tertinggi ini diperparah oleh tingkat hambatan udara atau drag yang lebih tinggi serta rasio gigi yang dinilai tidak ideal.

Baca Juga Analisis GP Singapura 2026: Dominasi Verstappen dan Dilema Ferrari

Kendati demikian, prinsipal tim Andrea Stella bersama para insinyur terus berupaya merumuskan rencana penyelamatan untuk mengembalikan daya saing mobil ke jalur kemenangan. Evaluasi menyeluruh tengah dilakukan secara intensif di markas tim untuk membedah data telemetri dan mencari solusi permanen demi menghadapi sisa seri balapan musim ini.