Keputusan berat akhirnya diambil oleh kubu Honda jelang balapan utama akhir pekan ini. Aleix Espargaro resmi mengundurkan diri dari gelaran MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika setelah melalui pertimbangan matang terkait kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih dari cedera panjang.

Pembalap penguji HRC tersebut sebelumnya ditunjuk untuk menggantikan posisi Joan Mir yang harus absen akibat masalah kesehatan. Situasi semakin pelit bagi pabrikan asal Jepang itu mengingat pembalap penguji lainnya, Takaaki Nakagami, tengah mengalami cedera, sementara Somkiat Chantra harus menjalankan tugas di ajang WorldSBK.

Kembalinya Espargaro ke lintasan akhir pekan ini menjadi penampilan kompetitif pertamanya tahun ini, menyusul insiden patah tulang belakang ganda yang dialaminya di Sepang pada bulan April lalu. Akibat cedera parah tersebut, ia harus absen dari sesi pengujian selama hampir enam bulan penuh.

- Advertisement -
Advertisement

Kendala fisik mulai terlihat jelas ketika ia mengalami kecelakaan saat sesi latihan bebas dan hanya mampu finis di posisi paling buncit pada balapan Sprint hari Sabtu. Selepas sesi tersebut, ia sempat memberikan indikasi bahwa dirinya mungkin tidak akan mampu menuntaskan balapan Grand Prix hari Minggu karena keterbatasan fisik.

"Saya sudah mencoba yang terbaik, tetapi saya juga mengalami kecelakaan saat latihan. Pada balapan Sprint, saya hanya berusaha untuk finis demi menghormati tim dan diri saya sendiri, namun itu sangat sulit," ujar Espargaro mengenai perjuangannya di atas lintasan Mandalika.

Ia menambahkan bahwa insiden kecelakaan yang dialaminya terjadi karena otot lengannya sudah kehilangan tenaga saat mencoba mengubah arah motor. Keterbatasan fisik tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan kuda besi Honda di tikungan-tikungan Sirkuit Mandalika yang menuntut kerja keras.

Baca Juga Marquez Menang di San Marino, Rebut Puncak Klasemen

"Saya mengalami kecelakaan karena saya tidak punya tenaga di lengan saya. Saya mengubah arah dan kehilangan bagian depan. Saya tidak mampu mengendalikannya. Inilah mengapa saya tidak yakin untuk mengikuti balapan Sprint," imbuhnya menjelaskan kondisi tubuhnya.

Pihak Honda HRC Castrol akhirnya merilis pernyataan resmi pada Minggu pagi yang mengonfirmasi mundurnya pembalap bernomor start 41 tersebut. Keputusan diambil bersama mengingat tuntutan fisik yang luar biasa tinggi di Sirkuit Internasional Mandalika setelah masa pemulihan yang panjang.

Setelah batal merampungkan seri Indonesia, Espargaro dijadwalkan langsung bertolak menuju Sirkuit Sepang untuk menjalani agenda pengujian motor prototipe MotoGP berkapasitas 850cc selama dua hari bersama pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut.