Ajang penutup musim GT World Challenge Europe Endurance Cup di sirkuit Portimao langsung menyuguhkan persaingan yang sangat ketat dan dramatis sejak sesi kualifikasi digelar. Format unik yang membagi kualifikasi menjadi tiga segmen terpisah menuntut konsistensi maksimal dari setiap pengemudi, di mana akumulasi catatan waktu rata-rata dari seluruh pereli menjadi penentu posisi start terdepan. Pertarungan teknis di atas lintasan aspal yang menantang ini menguji ketahanan mekanis mobil sekaligus ketepatan strategi dari masing-masing tim peserta.

Tim Boutsen VDS tampil sebagai protagonis utama yang mendominasi jalannya sesi penentuan grid ini. Pada segmen pertama, pereli muda asal Belanda, Morris Schuring, langsung menggebrak dengan mengamankan catatan waktu tercepat di balik kemudi mobil Porsche 911 GT3 R. Ketajaman laju kendaraan pabrikan Stuttgart tersebut berlanjut pada segmen kedua ketika rekan setimnya, Dorian Boccolacci, kembali mencatatkan waktu terbaik untuk mempertahankan dominasi mutlak di barisan terdepan.

Meskipun pada segmen ketiga Simon Birch yang memperkuat Selected Car Racing dengan mobil Ferrari 296 GT3 sempat mencatatkan waktu tercepat individual, hal tersebut tidak menggoyahkan posisi puncak secara keseluruhan. Dengan kombinasi waktu rata-rata yang impresif, trio pereli Boutsen VDS yang terdiri dari Morris Schuring, Dorian Boccolacci, dan Alessio Picariello resmi mengunci posisi pole position untuk balapan penutup musim yang krusial ini.

- Advertisement -
Advertisement

Ancaman terdekat datang dari kubu GetSpeed yang mengandalkan mobil Mercedes-AMG GT3. Trio pereli Ralf Aron, Maximilian Gotz, dan Fabian Schiller tampil sangat kompetitif sepanjang sesi dan hanya terpaut tipis 0,108 detik dari catatan waktu peraih pole position. Sementara itu, posisi start ketiga berhasil diamankan oleh skuad Lionspeed GP melalui penampilan solid dari kombinasi pereli Ricardo Feller, Thomas Preining, and Bastian Buus yang juga mengandalkan performa tangguh dari mobil Porsche 911 GT3 R.

Baca Juga Verstappen Jenaka soal Keunggulan Antonelli di F1 2026

Di sisi lain, sorotan besar juga tertuju pada penampilan tim Mercedes-AMG Team Verstappen Racing yang diperkuat oleh Ben Barnicoat, Chris Lulham, dan Max Verstappen. Kendaraan mereka tampak kesulitan menemukan kecepatan optimal yang mampu menyaingi barisan terdepan di setiap segmen. Juara dunia Formula 1 tersebut bahkan harus puas berada di posisi ke-14 pada segmennya sendiri dengan selisih waktu yang cukup signifikan dari barisan terdepan, yang membuat mereka harus memulai balapan dari posisi ke-15 secara keseluruhan dan bekerja ekstra keras saat perlombaan utama dimulai.

PosPembalapTimMobil
1Morris Schuring / Dorian Boccolacci / Alessio PicarielloBoutsen VDSPorsche 911 GT3 R
2Ralf Aron / Maximilian Gotz / Fabian SchillerGetSpeedMercedes-AMG GT3
3Ricardo Feller / Thomas Preining / Bastian BuusLionspeed GPPorsche 911 GT3 R
4Arjun Maini / Fabio Scherer / Thomas DrouetHaupt Racing TeamFord Mustang GT3
5Albert Costa / Arthur Leclerc / Lilou WadouxAF CorseFerrari 296 GT3
6Lucas Auer / Luca Stolz / Maro EngelWINWARD RacingMercedes-AMG GT3
7Joseph Loake / Dean MacDonald / Jack HawksworthGarage 59McLaren 720S GT3
8Frederik Schandorff / Malte Ebdrup / Simon BirchSelected Car RacingFerrari 296 GT3
9Mattia Drudi / Ross Gunn / Nicki ThiimComtoyou RacingAston Martin Vantage GT3
15Ben Barnicoat / Chris Lulham / Max VerstappenMercedes-AMG Team Verstappen RacingMercedes-AMG GT3