Lingga, Nusantara Media - Warga Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, tumpah ruah memadati area taman desa pada Senin malam (5/10). Mereka hadir untuk menyaksikan acara nonton bareng (nobar) pertandingan final yang disiarkan menggunakan layar lebar.

​Sejak pukul 19.30 WIB, suasana di lokasi sudah tampak hidup. Satu per satu warga dari berbagai kalangan berdatangan demi mendapatkan tempat terbaik untuk menonton bersama kerabat maupun tetangga. Antusiasme yang tinggi ini bahkan membuat area tempat duduk yang disediakan panitia langsung penuh dalam waktu singkat. Alhasil, sebagian penonton yang datang terlambat harus rela duduk lesehan di atas rumput demi menikmati jalannya pertandingan.

​Kemeriahan malam itu semakin bertambah dengan hadirnya sejumlah tokoh penting dan kepala desa dari wilayah sekitar. Tampak Kepala Desa Kualaraya, Misran, bersama Kepala Desa Sungai Harapan, Malisi, serta Ketua BPD Indra dan anggotanya, Dayat, berbaur langsung dengan masyarakat.

- Advertisement -
Advertisement

​Menurut Selamat Riadi, salah seorang warga yang hadir, rencana untuk nobar di Desa Bukit Belah sudah dirundingkan bersama teman-temannya sejak tiga hari sebelumnya. "Karena mereka buka layar lebar, jadi kita puas menontonnya," ujar warga yang akrab disapa tumpang tersebut.

​Ia juga menambahkan bahwa Kades Kualaraya terlihat sangat menikmati suasana dan dikenal memiliki hobi bola yang tinggi, sehingga kehadirannya menambah semangat warga yang lain.

Baca Juga Kades Kualaraya Tinjau Jembatan Aset Provinsi yang Keropos, Minta Pemprov Kepri Segera Turun Tangan

​Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas desa, acara nobar berlayar lebar ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pedagang kecil dan pelaku UMKM.

​Yadi, warga setempat, mengungkapkan kegembiraannya melihat keramaian tersebut. "Kami sangat semangat menonton malam ini karena banyak warga yang datang di taman, sehingga perputaran ekonomi bagi pedagang meningkat dan suasana jadi riuh rendah," tuturnya.

​Lonjakan pengunjung yang memadati area taman membuat omset para pedagang kaki lima di sekitar lokasi mengalami peningkatan drastis dibandingkan malam-malam biasanya. Suksesnya acara ini membuktikan bahwa kegiatan positif seperti nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan rakyat, tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian lokal secara nyata di Kabupaten Lingga.