Menyusul kesuksesan beruntun di ajang Formula 1, bintang Max Verstappen kini mengalihkan fokusnya yang luar biasa ke dunia balap GT untuk menghadapi ajang ketahanan tiga jam akhir pekan ini di Sirkuit Portimao. Juara dunia empat tahun berturut-turut tersebut dijadwalkan berbagi kemudi mobil Mercedes-AMG GT3 bernomor lambung 3 bersama dua rekan setimnya yang kompetitif, yaitu Chris Lulham dan Ben Barnicoat, dalam persaingan ketat kelas endurance Eropa.
Kehadiran pebalap asal Belanda ini di ajang GT World Challenge Europe tidak lepas dari situasi darurat setelah dua pebalap reguler mereka, Dani Juncadella dan Jules Gounon, harus absen akibat terbentur komitmen jadwal balap FIA World Endurance Championship di negara Spanyol. Situasi ini langsung dimanfaatkan oleh Verstappen yang memang dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap berbagai disiplin balap roda empat di luar ajang grand prix jet darat.
Berbicara kepada media setelah merampungkan sesi pengujian di sirkuit asal Portugal pada hari Kamis, Verstappen secara terbuka mengakui bahwa dirinya masih membutuhkan proses adaptasi terhadap karakter mobil serta kondisi lintasan yang berbeda. Meskipun demikian, pebalap andalan tim Red Bull tersebut menegaskan secara tegas bahwa ambisi kompetitifnya di setiap akhir pekan balapan tidak pernah mengalami perubahan sedikit pun.
"Kami datang ke sini untuk menang. Itu selalu menjadi target utama," ujar Verstappen dengan penuh keyakinan mengenai peluang timnya dalam balapan ketahanan akhir pekan ini di hadapan para pesaing tangguh dari berbagai penjuru dunia.
Penampilan ini sekaligus menandai babak baru dalam keterlibatan sang bintang Formula 1 yang semakin serius mendalami dunia balap ketahanan, menyusul pengalaman sebelumnya ketika ia turun di Nordschleife Nuerburgring bersama tim balap miliknya sendiri. Walaupun ia sudah mulai akrab dengan karakteristik mobil Mercedes-AMG GT3, Verstappen tidak memungkiri bahwa tata letak dan profil teknis Sirkuit Portimao memberikan tantangan tersendiri selama putaran awal pengujian.
Baca Juga Bos Ferrari Diminta Turun Tangan Usai Bentrok Hamilton-Leclerc di Monza"Semuanya berjalan cukup baik. Tentu saja, referensi saya sebelumnya berasal dari Nordschleife Nuerburgring, jadi butuh sedikit waktu bagi saya untuk membiasakan diri mengemudikan mobil di lintasan ini. Namun, Mercedes-AMG GT3 memiliki keseimbangan yang sangat baik dan telah membuktikan selama beberapa tahun terakhir bahwa mobil ini juga sangat kompetitif di berbagai ajang," tambahnya.
Selain tantangan teknis lintasan, kepindahan sementara dari atmosfer Formula 1 ke kejuaraan GT memberikan sensasi tersendiri yang membawanya keluar dari zona nyaman. Ia menikmati setiap detik proses belajar tersebut sembari bernostalgia dengan rekan-rekan yang sudah ia kenal sejak masa lalu di ajang balap simulasi maupun karting profesional.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!