Sesi kualifikasi Singapore Grand Prix menyajikan drama yang sangat intens di bawah lampu Sirkuit Marina Bay, di mana persaingan ketat terjadi sejak awal sesi. Paddock dihebohkan dengan aksi luar biasa dari para pebalap top dunia yang memperebutkan posisi start terdepan dalam rangkaian akhir pekan balap Formula 1 yang krusial ini. Ketegangan langsung terasa sejak menit-menit awal ketika para kru harus bekerja ekstra keras menyelesaikan perbaikan pada mobil W17 milik George Russell agar siap turun tepat waktu ke lintasan Q1.
Insiden demi insiden mewarnai jalannya sesi pembuka kualifikasi yang membuat para penonton di tribun menahan napas. Bendera kuning sempat berkibar hampir seketika di awal sesi ketika Esteban Ocon mengalami insiden keluar jalur di Tikungan 13 yang membuatnya kehilangan kendali sejenak. Melalui sambungan radio tim, ia melaporkan situasi darurat dengan mengatakan bahwa ia tidak memiliki rem dan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kendaraannya sebelum akhirnya bisa memutar balik mobilnya dan kembali melanjutkan sesi. Drama serupa juga dialami oleh pebalap lain ketika sempat terhenti di tengah lintasan akibat mesin yang mendadak mati, meski akhirnya berhasil menyalakannya kembali.
Memasuki pertengahan sesi Q1, peta persaingan mulai mengerucut dan menunjukkan dominasi beberapa nama besar di barisan terdepan. Lewis Hamilton secara impresif berhasil menguasai catatan waktu tercepat di Q1, mengungguli rekan setimnya, sementara posisi berikutnya ditempati oleh pebalap-pebalap tangguh seperti Lando Norris dan Liam Lawson yang tampil penuh tenaga. Atmosfer semakin memanas saat lampu hijau Q2 menyala menandai dimulainya eliminasi berikutnya bagi enambelas pebalap yang masih bertahan di atas aspal Marina Bay yang panas dan lembap.
Dominasi pebalap papan atas terus berlanjut di babak Q2 di mana Hamilton kembali mempertahankan ritme impresifnya dengan memimpin lembar catatan waktu saat sesi menyisakan sepuluh menit terakhir. Di sisi lain, drama menegangkan kembali tersaji ketika Oscar Piastri sempat menyenggol dinding pembatas dalam upayanya mengamankan posisi kelima, sementara pertarungan sengit di papan tengah memakan korban pebalap-pebalap unggulan. Sesi Q2 yang kejam akhirnya harus mengeliminasi sejumlah nama besar seperti Nico Hulkenberg, Oliver Bearman, Esteban Ocon, Carlos Sainz, Gabriel Bortoleto, serta Franco Colapinto yang harus tersingkir lebih awal.
Baca Juga McLaren Putuskan Pakai H-Wing di GP Italia Setelah Uji Coba JumatPuncak ketegangan terjadi pada sesi Q3 penentuan pole position yang mempertemukan sepuluh pebalap tercepat di lintasan jalan raya Singapura. Selepas run pertama di Q3, Max Verstappen secara gemilang mengamankan provisional pole dengan keunggulan tipis 0,123 detik dari Hamilton, menandai tonggak sejarah penting raihan pole position dalam kariernya. Sepuluh besar pemegang posisi terdepan diisi secara berurutan oleh Verstappen, Hamilton, Antonelli, Leclerc, Norris, Russell, Piastri, Lawson, Gasly, dan Lindblad yang siap bertarung habis-habisan dalam balapan utama esok hari.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!