Pecinta ajang balap jet darat disuguhkan tontonan luar biasa ketika Max Verstappen akhirnya sukses memutus rekor buruknya di Asia Tenggara. Dilansir dari FormulaPassion, sang juara dunia empat kali tampil sangat dominan sepanjang akhir pekan di Sirkuit Marina Bay, mengamankan kemenangan perdananya di GP Singapura sekaligus mempertegas konsistensi performa luar biasa bersama tim Red Bull musim ini.
Jalannya balapan GP Singapura 2026 menyajikan drama tingkat tinggi sejak lampu start padam hingga menyentuh garis finis 62 putaran kemudian. Pembalap asal Belanda tersebut sama sekali tidak memberikan kesempatan kepada para rivalnya untuk mendekat, menguasai jalannya lomba dengan keunggulan ritme yang sulit dikejar, sementara kondisi lintasan jalan raya yang menantang berhasil ia taklukkan dengan presisi nyaris sempurna tanpa cela sedikit pun.
Di belakang sang pemenang, pertarungan sengit terjadi dalam perebutan podium kehormatan antara para bintang papan atas. Charles Leclerc berhasil membawa skuad Ferrari melintasi garis finis di posisi kedua setelah melalui perjuangan tak kenal lelah, menampilkan kecepatan balap yang kompetitif meskipun belum mampu membendung laju impresif dari Verstappen di atas aspal Marina Bay yang terkenal melelahkan secara fisik maupun mental.
Sementara itu, sorotan utama juga tertuju pada penampilan sensasional sensasi muda Italia, Kimi Antonelli, yang mengamankan podium ketiga bersama Mercedes. Hasil gemilang ini membuat posisi sang pembalap muda semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 102 poin, membawanya selangkah lebih dekat untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 yang prestisius di sisa musim kompetisi.
Persaingan di barisan tengah juga tidak kalah menarik untuk disimak, di mana Lewis Hamilton menyelesaikan balapan di posisi keenam, tepat di depan Liam Lawson dari Racing Bulls yang mengamankan tempat ketujuh. Rekan setim Antonelli di Mercedes, George Russell, harus puas finis di urutan kesembilan, sementara Isack Hadjar melengkapi zona pencetak poin bagi skuad Red Bull di posisi kesepuluh.
Baca Juga Ferrari Inovatif di 2026, Vasseur Berani: Nilai B+ di Paruh MusimKendati demikian, tidak semua pembalap bernasib mujur dalam balapan malam yang melelahkan ini karena sejumlah masalah teknis memaksa beberapa nama besar harus angkat kaki lebih awal. Lance Stroll dari Aston Martin terpaksa memarkir kendaraannya pada putaran ke-38 akibat kendala teknis, menyusul Franco Colapinto dari Alpine serta Gabriel Bortoleto dari Audi yang mengalami kerusakan girboks di paruh awal lomba.
Rangkaian kejuaraan dunia Formula 1 kini bersiap melangkah ke babak berikutnya dengan jeda waktu dua minggu sebelum lembaran baru dibuka di benua Amerika. Para punggawa grid akan kembali menderu di Sirkuit Americas, Austin, Texas, di mana rangkaian akhir pekan balapan akan dimulai pada hari Jumat dengan sesi latihan bebas pertama sebelum puncak balapan utama digelar akhir pekan berikutnya.
| Pos. | Pilota | Team | Giri | Distacco/Ritiro |
|---|---|---|---|---|
| 1 | M. Verstappen | Red Bull | 62 | - |
| 3 | K. Antonelli | Mercedes | 62 | - |
| 6 | L. Hamilton | Ferrari | 62 | - |
| 7 | L. Lawson | Racing Bulls | 62 | - |
| 9 | G. Russell | Mercedes | 62 | - |
| 10 | I. Hadjar | Red Bull | 62 | - |
| 15 | A. Lindblad | Racing Bulls | 61 | - |
| 16 | F. Alonso | Aston Martin | 61 | - |
| 19 | V. Bottas | Cadillac | 59 | - |
| Rit. | L. Stroll | Aston Martin | 38 | Problema tecnico |
| Rit. | F. Colapinto | Alpine | 30 | Rottura del cambio |
| Rit. | G. Bortoleto | Audi | 7 | Rottura del cambio |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!