Dunia balap selalu memanggil, dan Max Verstappen membuktikannya kembali pada akhir pekan ini. Di saat para rivalnya di ajang Formula 1 memilih untuk memanfaatkan jeda musim untuk memulihkan tenaga dan mengisi ulang baterai, bintang utama Red Bull Racing ini justru mengambil langkah mengejutkan dengan turun bertanding untuk pertama kalinya di ajang GT World Challenge Europe yang sangat kompetitif di Sirkuit Portimao.

Keputusan pembalap asal Belanda ini untuk mencicipi ajang balap ketahanan GT3 langsung menarik perhatian dunia motorsport internasional. Ia berbagi kemudi mobil Mercedes-AMG GT3 yang diturunkan oleh tim Mercedes-AMG Team Verstappen Racing bersama rekan setimnya, Ben Barnicoat dan Chris Lulham. Namun, debut ini tidak berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti bagi skuad bentukan sang juara dunia.

Pada sesi kualifikasi yang krusial, trio pembalap ini mengakui melakukan kesalahan dalam menentukan pengaturan atau set-up kendaraan. Akibat kendala teknis tersebut, mereka terpaksa harus memulai balapan ketahanan tiga jam di Portimao dari posisi start yang kurang menguntungkan, yakni di grid ke-14, jauh dari barisan depan yang mereka targetkan sejak awal kedatangan di sirkuit.

- Advertisement -
Advertisement

Memasuki jalannya lomba, drama langsung tersaji di lintasan. Setelah melakukan penyesuaian set-up yang membuat mobil jauh lebih kompetitif untuk balapan, petaka datang ketika Chris Lulham terlibat dalam insiden menyalip yang dinilai terlalu optimis. Manuver tersebut berujung pada hukuman berat berupa penalti lewat pit lane atau drive-through penalty yang harus dibayar mahal oleh tim.

Baca Juga Ferrari Siapkan Livery Khusus Michael Schumacher untuk GP Italia

Konsekuensi dari penalti tersebut membuat Mercedes-AMG yang dikemudikan Verstappen terlempar jauh ke belakang. Juara dunia Formula 1 tersebut harus mengambil alih kemudi untuk 45 menit terakhir balapan dan memulai perjuangannya yang melelahkan dari posisi ke-24, namun ia sukses menunjukkan kelasnya dengan finis di urutan kesembilan secara keseluruhan.