Drama panas langsung tersaji di awal balapan ketika Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez terlibat insiden senggolan di Tikungan 1 pada ajang Sprint MotoGP Mandalika. Insiden yang melibatkan dua penunggang motor Aprilia ini langsung menyita perhatian paddock dan memicu perdebatan sengit di antara kedua pembalap yang bernasib sial tersebut.

Awal mula kekacauan bermula dari posisi start, di mana Raul Fernandez mengamankan posisi pole position sementara Marco Bezzecchi berada tepat di sampingnya. Pembalap asal Italia tersebut sempat melesat mengungguli lawannya di garis start, namun situasi berubah drastis ketika rombongan pembalap Ducati melakukan manuver agresif di zona pengereman Tikungan 1.

Situasi semakin runyam ketika Marc Marquez terpaksa mengangkat motornya untuk menghindari bagian belakang motor pembalap lain, yang kemudian memaksa Bezzecchi melakukan reaksi serupa untuk menghindari tabrakan. Sayangnya, pergerakan tersebut justru berujung pada kontak fisik yang membuat kedua pembalap Aprilia itu tersungkur ke gravel.

- Advertisement -
Advertisement

Menanggapi kemarahan lawannya yang bahkan sampai mengalami cedera jari dan meluapkan kekesalannya di pinggir lintasan, Marco Bezzecchi memberikan pembelaan diri. Dilansir dari Crash.net, ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni merupakan kecelakaan balapan yang tidak bisa dihindarkan karena kondisi lintasan yang sangat padat.

Baca Juga Scott Redding: Dukungan Dana Jadi Pembeda dengan Marquez

"Saya hanya berusaha menempatkan diri di posisi sebaik mungkin untuk pengereman," ungkap Marco Bezzecchi kepada media, termasuk Crash.net. "Jika Raul marah maka saya minta maaf, tetapi sejujurnya, dia yang menyentuh saya! Jadi tidak ada alasan untuk marah. Ini murni insiden balapan."

Di sisi lain, Raul Fernandez melontarkan kritik tajam dan menyebut aksi rekan sesama pabrikan Aprilia tersebut tidak profesional karena hanya fokus menutup jalur tanpa memperhitungkan posisi pembalap lain di sekitarnya. Meskipun demikian, pihak internal tim pimpinan Massimo Rivola sepakat bahwa insiden tersebut adalah murni risiko balapan yang biasa terjadi di awal lomba.