Akhir pekan yang melelahkan di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay menyisakan drama berat bagi Lewis Hamilton. Pembalap senior asal Inggris tersebut harus menjalani pemeriksaan darurat oleh tim medis FIA setelah mengalami gangguan kesehatan menyusul finis di posisi keenam pada balapan Formula 1 Grand Prix Singapura yang menguras tenaga.

Memulai balapan dari barisan grid kedua memberikan secercah harapan awal, namun keputusan taktis untuk menggunakan ban kompon Medium justru menjadi titik balik petaka. Pemilihan ban kuning tersebut langsung merusak peluangnya begitu lampu start padam, memicu degradasi ban yang masif dan memaksa tim melakukan perubahan strategi ke skema dua kali pit stop yang tidak ideal.

Upaya Ferrari untuk menyelamatkan balapan dengan memperpanjang stint demi mengincar strategi satu kali pit stop tidak membuahkan hasil. Keunggulan kecepatan dari para rival terdekat seperti Andrea Kimi Antonelli, Lando Norris, hingga Oscar Piastri membuat sang juara dunia tujuh kali tidak berdaya menahan gempuran di atas lintasan jalan raya yang dikenal paling menguras fisik dalam kalender balap.

- Advertisement -
Advertisement

Selepas melintasi garis finis, kekecewaan mendalam langsung diungkapkan melalui saluran radio tim. Dengan kesadaran penuh, ia mengakui bahwa keputusan pemilihan ban tersebut sepenuhnya berasal dari inisiatif pribadinya yang berujung pada hilangnya poin krusial bagi konstruktor.

"Maaf, kawan-kawan. Saya mengecewakan kalian hari ini dengan strategi itu," ujar Hamilton di radio tim. "Keputusan saya, dan kita kehilangan poin berharga. Saya akan mencoba menebusnya di balapan berikutnya."

Baca Juga Isack Hadjar Bingung Hadapi Performa Red Bull di Singapura

Situasi kian memburuk ketika kondisi fisik juara dunia tersebut drop begitu keluar dari kokpit mobil SF-26. Kepenatan ekstrem di Marina Bay membuat kondisinya cukup mengkhawatirkan hingga harus mendapatkan perawatan intensif di pusat medis FIA serta terpaksa melewatkan seluruh sesi jumpa pers pascabalapan.

"Setelah balapan, Lewis merasa kurang enak badan dan telah diperiksa oleh tim medis FIA," ungkap juru bicara Ferrari memberikan konfirmasi resmi mengenai insiden kesehatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan mengenai perkembangan kondisi kesehatan sang pembalap. Fokus kini beralih pada masa pemulihan sebelum menghadapi seri berikutnya di Circuit of the Americas untuk GP Amerika Serikat dalam dua pekan mendatang.