Charles Leclerc mencuri perhatian di sesi latihan kedua (FP2) Grand Prix Bahrain yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pembalap Ferrari itu membukukan waktu tercepat 1 menit 37,528 detik, unggul tipis 0,099 detik atas Isack Hadjar di posisi kedua dan Lando Norris di urutan ketiga. Sementara itu, duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, harus puas di luar lima besar setelah gagal memaksimalkan ban soft di akhir sesi.
Kembalinya Sepang ke kalender Formula 1 setelah terakhir kali pada 2017 menjadi latar belakang yang menarik. Ancaman hujan yang semula diprediksi 70 persen, lalu naik menjadi 90 persen, tak kunjung datang. Meski demikian, para tim dan pembalap tetap waspada. Sejak awal sesi, semua 22 pembalap langsung turun ke lintasan, menciptakan suasana yang tidak biasa. Mereka seolah berlomba mengumpulkan data di trek yang minim referensi, terutama dengan karakter cuaca Malaysia yang terkenal sulit diprediksi.
Pada tahap awal, ban medium menjadi pilihan utama. Max Verstappen, yang tampil sebagai yang tercepat di FP1, kembali memimpin dengan catatan 1 menit 37,785 detik, unggul 0,235 detik atas Russell. Leclerc awalnya berada di posisi ketiga, terpaut 0,254 detik dari Verstappen, disusul Antonelli dan Lewis Hamilton. Namun, seperti di FP1, beberapa pembalap nekat memakai ban soft lebih awal. Pierre Gasly dari Alpine menjadi yang tercepat di antara pengguna ban merah saat itu, meski terpaut 0,892 detik dari Verstappen.
Menjelang 20 menit pertama berakhir, keputusan untuk memakai ban soft pun diambil banyak tim. Ancaman hujan membuat mereka tak ingin kehilangan kesempatan mencatatkan waktu representatif. Leclerc langsung melesat ke puncak dengan 1 menit 37,528 detik, disusul Norris yang hanya terpaut 0,137 detik. Norris, yang di FP1 hanya finis ke-12, melakukan perubahan set-up pada McLaren-nya agar lebih mirip dengan rekan setimnya, Oscar Piastri. Hasilnya, ia kembali kompetitif.
Di sisi lain, kedua pembalap Mercedes, Russell dan Antonelli, tidak beruntung. Mereka melakukan kesalahan di sektor akhir saat menjalani putaran dengan ban soft, sehingga gagal menantang posisi terdepan. Sementara Verstappen memilih bertahan dengan ban medium, rekan setimnya di Red Bull, Hadjar, justru berhasil menyelipkan diri di antara Leclerc dan Norris dengan catatan 1 menit 37,627 detik. Tiga pembalap teratas itu menuntaskan putaran mereka dengan ban baru.
Baca Juga Hamilton Bantah Isu Pergantian Staf di FerrariMemasuki paruh kedua sesi, waktu putaran tidak banyak berubah karena banyak pembalap beralih ke ban bekas dan menjalani simulasi balapan. Momen menarik terjadi ketika Liam Lawson dan Gabriel Bortoleto saling kejar-kejaran di ketiga sektor. Audi milik Bortoleto sempat menyalip Lawson di tikungan pertama, namun Lawson berhasil merebut kembali posisinya keesokan putaran. Insiden lain terjadi ketika Bortoleto menyebabkan virtual safety car setelah mobilnya berhenti di akhir sesi.
Dengan hasil ini, Leclerc memberikan sinyal kuat bahwa Ferrari siap bersaing di Grand Prix Bahrain yang unik karena digelar di Malaysia. Sementara Mercedes harus segera membenahi performa ban soft mereka jika ingin tetap kompetitif. Persaingan di Sepang masih panjang, dan sesi kualifikasi akan menjadi ujian sesungguhnya.
Hasil FP2 F1 Bahrain GP Malaysia 2026
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu | Gap |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:37.528 | - |
| 2 | Isack Hadjar | Red Bull | 1:37.627 | +0.099 |
| 3 | Lando Norris | McLaren | 1:37.665 | +0.137 |
| 4 | Max Verstappen | Red Bull | 1:37.785 | +0.257 |
| 5 | George Russell | Mercedes | 1:38.020 | +0.492 |
| 6 | Kimi Antonelli | Mercedes | 1:38.295 | +0.767 |
| 7 | Pierre Gasly | Alpine | 1:38.420 | +0.892 |
| 8 | Lewis Hamilton | Ferrari | 1:38.500 | +0.972 |
| 9 | Oscar Piastri | McLaren | 1:38.600 | +1.072 |
| 10 | Liam Lawson | RB | 1:38.700 | +1.172 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!