Charles Leclerc menutup hari Jumat dengan senyum lebar. Pembalap Ferrari itu menjadi yang tercepat pada sesi latihan kedua (FP2) Grand Prix Bahrain yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat sore waktu setempat. Leclerc mencatat waktu terbaik, unggul tipis 0,099 detik atas Isack Hadjar dari Red Bull.
Hadjar, yang tampil impresif dengan menjadi tercepat ketiga di FP1, harus menerima kenyataan pahit. Ia terkena penalti turun lima posisi di grid karena menggunakan terlalu banyak komponen mesin. Pembalap muda itu menjadi salah satu dari tiga pembalap yang akan menerima hukuman turun grid akhir pekan ini.
Di posisi ketiga, ada juara dunia bertahan Lando Norris. Pembalap McLaren itu hanya tertinggal 0,137 detik dari Leclerc. Persaingan di depan sangat ketat, dengan selisih waktu yang tipis antar pembalap. Max Verstappen harus puas di posisi keempat, terpaut 0,257 detik. Menariknya, Verstappen yang sempat memimpin FP1 tidak menggunakan ban soft saat simulasi kualifikasi.
Lewis Hamilton, rekan setim Leclerc, hanya mampu berada di posisi kelima dengan selisih lebih dari tiga persepuluh detik. Yang lebih mengkhawatirkan, Hamilton tengah diselidiki oleh pengawas balapan karena diduga menghalangi pembalap Audi, Gabriel Bortoleto. Insiden ini bisa berdampak pada posisinya di grid jika terbukti bersalah.
Sementara itu, Mercedes tampil kurang menggigit. George Russell dan pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli hanya menempati posisi ketujuh dan kedelapan, tertinggal setengah detik dari Leclerc. Padahal, Mercedes membawa paket upgrade besar untuk W17 mereka. Hasil ini menjadi sinyal bahwa mereka masih perlu bekerja keras untuk mengejar Ferrari dan Red Bull. Oscar Piastri melengkapi posisi enam untuk McLaren, sementara Liam Lawson (Racing Bulls) dan Pierre Gasly (Alpine) melengkapi sepuluh besar.
Baca Juga Norris Rebut Pole Kedua Beruntun di GP Belanda, Kalahkan Duo MercedesAda insiden lain yang mewarnai sesi FP2. Gabriel Bortoleto harus menghentikan mobilnya di akhir sesi karena masalah gearbox yang diduga menimpa Audi miliknya. Hujan yang diprediksi turun tidak kunjung datang, sehingga seluruh pembalap bisa menyelesaikan program mereka dengan lancar.
Grand Prix Bahrain sendiri untuk pertama kalinya digelar di Malaysia, bukan di Sirkuit Internasional Bahrain. Hal ini disebabkan oleh konflik di Timur Tengah yang memaksa pembatalan balapan di Bahrain dan Arab Saudi. Berkat kesepakatan antara F1, FIA, dan pemerintah Malaysia serta Bahrain, balapan akhirnya bisa digelar di Sepang. Bahrain turut mendanai acara ini, dengan maskapai Gulf Air sebagai sponsor resmi. Trofi Grand Prix Bahrain akan tetap diberikan, dan air mawar akan disemprotkan di podium menggantikan sampanye.

Full Friday Practice Results - Bahrain Grand Prix in Malaysia
| Pos | Driver | Team | Time | Gap |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:30.123 | - |
| 2 | Isack Hadjar | Red Bull | 1:30.222 | +0.099 |
| 3 | Lando Norris | McLaren | 1:30.260 | +0.137 |
| 4 | Max Verstappen | Red Bull | 1:30.380 | +0.257 |
| 5 | Lewis Hamilton | Ferrari | 1:30.456 | +0.333 |
| 6 | Oscar Piastri | McLaren | 1:30.512 | +0.389 |
| 7 | George Russell | Mercedes | 1:30.623 | +0.500 |
| 8 | Andrea Kimi Antonelli | Mercedes | 1:30.645 | +0.522 |
| 9 | Liam Lawson | Racing Bulls | 1:30.789 | +0.666 |
| 10 | Pierre Gasly | Alpine | 1:30.901 | +0.778 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!