Penyelidikan resmi oleh pengawas balapan Formula 1 akhirnya memutuskan bahwa Lando Norris terbebas dari segala sanksi hukuman setelah terlibat insiden tabrakan kontroversial dengan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri. Insiden krusial tersebut terjadi dalam sesi balapan sprint perdana yang penuh drama dan insiden di Grand Prix Singapura, menciptakan perbincangan hangat di paddock.

Kecelakaan dramatis itu bermula ketika sang juara bertahan melakukan upaya penyelaman terlambat dari sisi dalam untuk mendahului pembalap asal Australia tersebut di Tikungan 5 pada lap terakhir hari Sabtu. Akibat manuver agresif tersebut, Oscar Piastri terpelanting keluar lintasan dan menghantam pembatas pengaman, sementara Lando Norris terpaksa merosot drastis ke posisi kedelapan hingga garis finis.

Meskipun insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah dan menghentikan laju Oscar Piastri secara prematur, para pengawas balapan memutuskan untuk tidak memberikan penalti setelah melakukan investigasi menyeluruh. Berdasarkan tinjauan resmi, panel steward menyimpulkan bahwa kedua pembalap memilikiandil atas terjadinya insiden tabrakan di tikungan tersebut.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam dokumen resmi investigasi, pihak pengawas balapan menjelaskan pandangan dari masing-masing pembalap yang terlibat. Pengemudi Mobil Nomor 1 menyatakan bahwa ia melihat celah dan meyakini poros depan mobilnya sudah berada di depan kaca spion Mobil Nomor 81 sebelum apex, sehingga ia berhak mendapatkan ruang yang memadai di tikungan.

Namun saat mendekati apex, ruang yang tersedia ternyata jauh lebih sempit dari perkiraan awalnya, yang memaksa Lando Norris menggunakan kerb bagian dalam serta melakukan pengereman keras hingga akhirnya benturan tidak dapat dihindarkan. Di sisi lain, pengemudi Mobil Nomor 81 menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka rekan setimnya akan mencoba melakukan manuver menyalip dari area tersebut.

Baca Juga Lawson: Lebih Nyaman di RB22 Dibanding Mobil Red Bull 2025

Oscar Piastri menjelaskan bahwa setelah mulai membelokkan kemudinya ke dalam tikungan, ia baru menyadari keberadaan mobil rekannya di sisi dalam dan langsung berupaya memberikan ruang tambahan semampunya. Menilai dari berbagai sudut pandang dan argumen teknis tersebut, para pengawas berpendapat bahwa tidak ada satu pun pembalap yang sepenuhnya atau secara mayoritas harus disalahkan atas insiden nahas itu.

Melalui keputusan tanpa tindakan lebih lanjut atau no further action tersebut, Lando Norris tetap berhak mengamankan perolehan satu poin penting dari finis di posisi kedelapan dalam balapan sprint akhir pekan ini. Hasil ini tentu menjadi kelegaan tersendiri bagi kubu McLaren di tengah ketatnya persaingan kejuaraan dunia Formula 1 musim ini.