TANJUNGPINANG, NUSANTARA MEDIA – Suasana penuh khidmat dan semarak mewarnai Ruang Rapat Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Balairung Raja Khalid Hitam yang berlokasi di Pulau Dompak, pada hari Kamis (24/9/2026). Pertemuan akbar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kepri yang telah genap menginjak usia 24 tahun.
Tepat pada pukul 10.30 WIB, acara puncak peringatan ini dimulai dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi daerah. Tampak hadir secara langsung Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., bersama Wakil Gubernur Dr. Nyangnyang Haris Pratamura, S.E., M.Si. Selain itu, jajaran kursi tamu kehormatan juga dipenuhi oleh seluruh Anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan pimpinan daerah, serta sejumlah pengurus partai politik yang berkontribusi di Kepulauan Riau.
Satu hal yang sangat mencuri perhatian dalam peringatan hari jadi tahun ini adalah pemandangan di dalam ruang sidang yang tampak begitu berwarna-warni dan kental akan nilai budaya. Seluruh undangan yang hadir menunjukkan kekompakan luar biasa dengan mengenakan seragam pakaian adat khas Melayu. Harmonisasi warna dan corak kain tradisional ini tidak hanya memperindah suasana ruangan gedung, tetapi juga menjadi simbol kuat identitas kultural masyarakat Kepri yang terus dijaga di tengah pesatnya pembangunan provinsi.
Di antara deretan tamu undangan dari kalangan partai politik, tampak hadir Ibu Kurnia, yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Provinsi Kepri sekaligus merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Tanjungpinang. Kehadirannya menjadi bentuk representasi dukungan penuh partainya terhadap pemerintahan saat ini.
Saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi acara, Kurnia menjelaskan mekanisme internal partainya terkait penugasan untuk menghadiri undangan-undangan kenegaraan maupun pemerintahan. Sikap profesionalisme dan kepatuhan pada struktur partai menjadi prinsip utamanya.
"Memang selama ini setiap kali ada undangan apapun yang berkaitan dengan partai, saya selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Ketua DPW Provinsi," ujar Kurnia. "Karena beliau-lah yang memiliki kebijakan serta kewenangan untuk menentukan siapa yang ditunjuk mewakili partai. Tetapi, selama ini tetap saya yang dipercaya dan dipilih, mungkin saja karena dedikasi dan rekam jejak saya yang sudah cukup lama berkiprah di partai ini," tambahnya sambil tersenyum ramah.
Baca Juga Darurat Ekonomi di Kualaraya: Alur Sungai Kering Lumpuhkan Aktivitas Nelayan dan Warga Singkep BaratLebih lanjut, Kurnia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara atas undangan yang diberikan. Ia melihat momentum HUT ke-24 Kepri ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan jembatan penting untuk mempererat komunikasi politik dan sinergi pembangunan.
"Harapan saya selaku pengurus, tentu saja kami sangat berterima kasih banyak atas undangan pada hari ini. Melalui momen berharga ini, kami dari Partai Perindo dapat terus berkolaborasi dengan partai-partai lain, dan pastinya menjalin sinergi yang baik dengan jajaran Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Mudah-mudahan, dengan seringnya partai kami diundang dan dilibatkan, ke depannya Perindo akan menjadi jauh lebih sukses dan bisa berkontribusi lebih nyata untuk masyarakat Kepri," ungkapnya penuh optimisme.
Perayaan HUT ke-24 Kepri di Balairung Raja Khalid Hitam ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat kolaborasi lintas partai dan pelestarian budaya Melayu yang ditunjukkan hari ini, Provinsi Kepulauan Riau diyakini akan semakin matang dan terus melangkah maju menjadi wilayah yang makmur, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!