Peta persaingan ajang balap mobil Finnish Rally Championship dipastikan akan mengalami perombakan besar setelah pengumuman resmi mengenai regulasi baru yang akan mulai berlaku pada musim kompetisi 2027 mendatang. Mengikuti jejak kejuaraan tingkat dunia yang jauh lebih besar, promotor kejuaraan nasional tersebut secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka akan memperkenalkan format Power Stage yang selama ini sudah sangat akrab dalam kalender WRC. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan aspek hiburan, drama, serta strategi perebutan poin hingga detik-detik terakhir penyelenggaraan setiap seri lomba.

Berdasarkan regulasi anyar yang telah dirilis melalui situs resmi kejuaraan, poin tambahan yang sangat berharga akan diberikan secara khusus kepada para pengemudi yang berhasil mencatatkan waktu tercepat di special stage atau etape penutup dari setiap reli. Aturan baru yang kompetitif ini tidak hanya akan diterapkan pada kelas utama kejuaraan nasional Finlandia saja, tetapi juga akan mencakup persaingan ketat di dalam kategori Suomi Cup. Dengan demikian, seluruh peserta dari berbagai level kendaraan akan merasakan dampak langsung dari perubahan regulasi penutup reli tersebut.

Mekanisme pemberian bonus poin ini akan mengadopsi sistem yang telah terbukti sukses diterapkan di panggung WRC dalam beberapa tahun terakhir. Poin bonus secara akumulatif akan dibagikan kepada lima pereli tercepat di etape penutup. Pengemudi yang mampu mencatatkan waktu paling kilat di Power Stage akan diganjar dengan lima poin tambahan penuh. Sementara itu, alokasi perolehan poin akan berkurang satu angka untuk setiap posisi di bawahnya, hingga pereli kelima tercepat yang tetap berhak membawa pulang satu angka bonus penting.

- Advertisement -
Advertisement

Sejarah mencatat bahwa poin bonus dalam ajang WRC pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999, sebelum format Power Stage modern menjadi bagian tetap sejak tahun 2011 dan menggunakan sistem lima besar pemenang sejak 2017. Di sisi lain, Finnish Rally Championship sebenarnya sempat bereksperimen dengan kompetisi kecepatan berbasis etape individu pada musim 2023 lalu, di mana poin khusus sempat ditawarkan pada putaran awal musim untuk memperebutkan kesempatan tampil di ajang Rally Finland. Namun, poin tersebut saat itu belum dihitung secara resmi ke dalam klasemen kejuaraan.

Kehadiran regulasi baru ini diprediksi akan mengubah secara total pendekatan taktis para pereli di penghujung lomba. Pada musim-musim sebelumnya, seorang pemimpin klasemen reli yang memiliki keunggulan waktu cukup jauh sering kali memilih untuk mengendurkan kendaraan dan melaju dengan aman tanpa risiko hingga garis finis. Mulai musim 2027 nanti, situasi tersebut tidak akan terlihat lagi karena para punggawa reli harus memperhitungkan batas risiko dengan sangat matang demi memburu tambahan poin krusial.

Baca Juga Masa Depan Adrien Fourmaux di WRC: Pulang ke Ford atau Bertahan

Selain mendongkrak tensi persaingan di barisan terdepan, format baru ini juga memberikan secercah harapan bagi para kompetitor yang sempat mengalami hari buruk atau awal lomba yang kurang memuaskan. Keberadaan Power Stage akan membuka peluang emas bagi mereka untuk menebus kesalahan, memulihkan posisi yang sempat hilang, dan mengumpulkan pundi-pundi poin penting demi menjaga asa dalam perburuan gelar juara umum hingga akhir musim.

Rangkaian panjang pertarungan sengit di bawah regulasi anyar ini dijadwalkan akan langsung dibuka melalui seri pembuka yang mengambil lokasi di Mikkeli. Ajang perdana musim 2027 tersebut akan dilangsungkan selama dua hari penuh pada tanggal 15 hingga 16 Januari 2027, yang sekaligus menandai era baru yang sangat menarik dalam sejarah perkembangan dunia reli nasional di kawasan Skandinavia.