Balapan kedua Supersport WM 2026 di Circuito de Jerez menyajikan drama masif tatkala awan gelap menggantung di atas lintasan dengan suhu udara 23 derajat Celsius yang jauh lebih dingin ketimbang sesi hari Sabtu. Meskipun peregangan titel juara dunia telah resmi dikunci oleh Albert Arenas asal pabrikan garpu tala di Estoril, tensi kompetisi sama sekali tidak mengendur. Para pembalap justru berlomba-lomba mempertontonkan kapasitas terbaik demi mengamankan kontrak strategis menyongsong bursa transfer musim balap tahun depan.
Sesuai regulasi grid untuk balapan kedua, komposisi sembilan besar ditentukan berdasarkan catatan putaran tercepat dari heat pertama, sementara posisi sepuluh ke bawah merujuk pada hasil Superpole. Barisan terdepan diisi oleh Jorge Navarro di pole position bersama Can Oncu serta sang juara dunia Arenas, sementara jagoan kawakan Dominique Aegerter mengawali grid dari urutan ketujuh. Absennya Simon Jespersen dan Yuki Okamoto akibat insiden kecelakaan sehari sebelumnya turut mengerek posisi start para pembalap lain di barisan belakang.
Lampu start padam dan Arenas langsung melesat memimpin rombongan memasuki tikungan pertama dibuntuti oleh Oncu serta Navarro, sementara Aegerter berjuang mempertahankan ritme di barisan tengah. Petaka besar langsung pecah pada putaran kedua ketika Tom Booth-Amos melakukan manuver pengereman agresif di tikungan keenam yang berakhir dengan hantaman keras ke bagian belakang motor Yamaha yang dikendarai oleh sang juara dunia. Akibat insiden horor tersebut, Arenas harus dievakuasi menggunakan tandu menuju pusat medis, sementara balapan langsung berada dalam pengawasan ketat stewards.
Insiden tersebut merombak total peta persaingan di barisan terdepan dengan Jeremy Alcoba mengambil alih pimpinan lomba pada putaran ketiga di depan Valentin Debise dan Oncu. Memasuki paruh kedua balapan, jalannya lomba semakin sengit tatkala Matteo Ferrari sempat memimpin rombongan sebelum Aegerter melakukangebrakan brilian untuk merebut posisi terdepan pada permulaan putaran keduabelas. Kecepatan motor Kawasaki terbukti sangat superior di paruh kedua lomba, membuat persaingan grup terdepan semakin memanas jelang sepertiga akhir balapan.
Baca Juga Alex Rins Tolak WorldSBK, Pilih Proyek Misterius dan Hentikan Balap Roda DuaKetika pertarungan memasuki fase krusial dan Jorge Navarro harus tersingkir akibat kecelakaan pada putaran ketiga belas, insiden susulan memaksa pengibar lomba melambaikan bendera merah. Berdasarkan regulasi karena dua pertiga jarak balapan telah tuntas dilibas, hasil akhir diketok palu dan mengesahkan kemenangan mutlak bagi kubu Kawasaki menyusul dihentikannya balapan secara prematur, sekaligus menempatkan Aegerter di podium terhormat sebagai runner-up.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!