Peta persaingan Kejuaraan Rally Dunia atau WRC musim depan mulai menampakkan titik terang setelah Jari-Matti Latvala memberikan bocoran penting mengenai rencana skuad pabrikan Toyota. Perbincangan hangat di paddock reli kini berpusat pada strategi pabrikan asal Jepang tersebut yang berencana menurunkan hingga enam mobil Rally1 sekaligus pada kalender balap mendatang, memicu berbagai spekulasi mendalam di kalangan pengamat olahraga otomotif.

Situasi ini semakin menarik dengan dinamika yang melibatkan para mantan juara dunia seperti Kalle Rovanpera dan Ott Tanak yang tengah mempertimbangkan langkah karier mereka berikutnya. Tanak dilaporkan telah menjajal mobil spesifikasi musim depan milik Toyota, bahkan sempat turun di ajang reli Amerika Serikat menggunakan kendaraan yang sama pada awal musim gugur ini. Di sisi lain, Rovanpera yang karier balap mobil roda penutupnya sempat terkendala masalah kesehatan, dihadapkan pada pilihan logis antara kembali memperkuat Toyota di panggung WRC atau melanjutkan kiprahnya di ajang balap mobil turing sirkuit.

Selain nama-nama besar tersebut, barisan pereli andalan musim ini seperti Oliver Solberg, Sami Pajari, dan Takamoto Katsuta diprediksikan bakal mempertahankan kursi mereka di garasi Toyota. Sementara itu, pereli legenda Sebastien Ogier secara terbuka telah mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan ambil bagian dalam pembuka musim di Reli Monte Carlo, sehingga rencana jangka panjang sang juara dunia multiple ini masih menyisakan tanda tanya besar bagi para penggemar reli global.

- Advertisement -
Advertisement

Menanggapi wacana pengoperasian enam armada Rally1 yang memicu spekulasi seputar peran tim Printsport miliknya, Jari-Matti Latvala memberikan penjelasan tegas di sela-sela gelaran Reli Sardinia. Kepada RallyJournal.com, ia menegaskan arah kebijakan tim independen tersebut. Mari kita letakkan pada sudut pandang ini: Printsport telah lebih berfokus pada pereli pelanggan dan mendukung pereli muda, dan hal itu akan tetap menjadi fokus utama kami tanpa ada niat membangun tim kedua di sana, ungkap Latvala dengan lugas.

Baca Juga Lia Block Selangkah Lagi Ukir Sejarah Juara Reli Amerika

Lebih lanjut, Latvala menguraikan potensi pembagian struktur tim pabrikan utama di bawah naungan Gazoo Racing yang selama ini telah mengelola dua skuad pencetak poin. Berdasarkan evaluasi internal yang sedang berjalan, Toyota membuka peluang untuk membagi kekuatan masif tersebut menjadi dua tim terpisah yang masing-masing diperkuat oleh tiga pereli sepanjang musim kompetisi WRC mendatang.

Opsi pembentukan dua tim terpisah ini dinilai masuk akal mengingat banyaknya jumlah armada yang akan diterjunkan, meskipun manajemen masih terus menimbang efektivitas regulasi serta teknis di lapangan. Keputusan final mengenai struktur ini dipastikan akan menjadi salah satu faktor penentu paling krusial dalam peta kekuatan reli dunia, terutama dengan bergabungnya kembali para pereli top yang siap memperebutkan mahkota juara dunia.