Balapan dramatis di Singapore Grand Prix berakhir dengan pil pahit bagi Lewis Hamilton setelah sang juara dunia tujuh kali itu harus puas finis di posisi keenam. Selepas kibaran bendera finis, pembalap asal Inggris tersebut secara terbuka langsung mengambil alih tanggung jawab penuh atas keputusan krusial untuk tidak masuk ke jalur pit saat fase Safety Car late-race diterapkan. Keputusan taktis ini membuat posisinya langsung merosot drastis pada fase-fase penutup balapan yang sangat menentukan di Sirkuit Marina Bay.
Sebelum keputusan tersebut diambil, Hamilton sebenarnya berada di posisi ketiga yang sangat kompetitif, menguntit di belakang pemenang balapan Max Verstappen serta rekan setimnya sendiri. Situasi di garasi tim bergejolak ketika keputusan taktis diambil secara berbeda oleh manajemen strategi di pitwall dan sang pembalap di atas kokpit. Perbedaan krusial ini memicu dinamika lintasan yang langsung mengubah peta persaingan barisan depan secara drastis dalam hitungan lap tersisa.
R rekan setimnya memilih mengambil peluang emas untuk mengganti ban dengan kerugian waktu yang minimal, sebuah perjudian taktis yang berbuah manis. Meskipun sempat turun di belakang Hamilton, ia dengan mudah mampu menyalip sang pembalap senior yang kendaraannya sudah mengalami degradasi ban parah. Tidak hanya itu, pembalap lain seperti Lando Norris, Kimi Antonelli, dan Oscar Piastri secara bergantian sukses melewati peraih rekor kemenangan Grand Prix terbanyak tersebut yang kewalahan mempertahankan traksi.
Menanggapi insiden di lintasan, Prinsipal Tim Fred Vasseur memberikan klarifikasi tegas dalam sesi media pascalomba. Ia mengungkapkan bahwa pihak pitwall sebenarnya telah memberikan instruksi yang jelas agar pembalap andalan mereka segera masuk ke jalur pit. Namun, situasi di lintasan berjalan begitu cepat sehingga sang pembalap terlewat mengambil jalur masuk pit, yang kemudian memicu perdebatan internal mengenai komunikasi strategi di tengah tekanan tinggi balapan malam hari.
Baca Juga Kesalahan FIA Pangkas Tenaga Mobil di Kualifikasi Sprint F1 SingapuraAkibat kondisi fisik yang menurun drastis setelah balapan yang menguras tenaga, Hamilton terpaksa membatalkan seluruh agenda jumpa pers dengan awak media. Rekaman video dari area parc ferme memperlihatkan sang pembalap sempat terduduk lemas di atas tanah sebelum akhirnya mendapatkan pemeriksaan intensif dari tim medis Federation Internationale de l'Automobile. Pihak tim kemudian mengonfirmasi bahwa setelah melalui pemeriksaan menyeluruh, sang juara dunia diberikan izin resmi untuk absen dari sesi media demi memulihkan kondisi fisiknya secara total.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!