Peta persaingan ajang balap kursi tunggal internasional kembali kedatangan talenta berbakat setelah Gabriel Gomez secara resmi diumumkan bergabung dengan tim LN4 Fusion untuk menghadapi musim perdana mereka di kejuaraan FIA Formula 3. Langkah strategis ini sekaligus melengkapi susunan pembalap tim bentukan bintang Formula 1 Lando Norris, menyusul pengumuman sebelumnya yang telah mengamankan jasa James Egozi untuk turun di lintasan balap level junior paling kompetitif di dunia tersebut.
Keputusan merekrut pembalap muda berbakat ini mempertegas komitmen awal skuad LN4 Fusion, yang mengambil alih aset serta slot kejuaraan F3 dari AIX Racing. Tim secara konsisten menyatakan fokus utama mereka adalah merekrut pembalap berdasarkan kapasitas dan prestasi murni di atas lintasan, alih-alih mengandalkan dukungan finansial besar atau sponsor pribadi yang melimpah dari keluarga pembalap.
Perjalanan karier Gomez menuju ajang FIA F3 tidaklah mudah dan penuh dengan tantangan finansial yang pelik. Musim ini, pembalap berusia 20 tahun tersebut harus berjuang keras di kejuaraan Formula Regional European Championship bersama Rodin Motorsport. Meskipun mengalami musim yang cukup berat dan harus puas finis di peringkat ke-14 klasemen akhir, ia mampu menunjukkan kilau performa lewat tiga kali finis di posisi keempat, yakni di sirkuit Monza serta dua balapan sekaligus di Sirkuit Paul Ricard.
Meski terkendala masalah anggaran, pembalap asal Brasil tersebut tetap menunjukkan apresiasi tinggi atas kesempatan yang diberikan oleh tim sebelumnya. Dalam wawancara eksklusif bersama Formula Scout pada putaran final kejuaraan di Hockenheim, ia sempat mengakui keraguannya perihal masa depan kariernya. Tentu saja rencana utama kami adalah melangkah ke FIA F3, tetapi saat itu kami belum yakin sepenuhnya mengenai anggaran, kesiapan tim, dan segalanya. Situasi ini cukup rumit, ungkapnya jujur kala itu.
Gomez bahkan sempat berpikir untuk melirik kejuaraan di luar mobil formula demi kelanjutan karier balapnya. Dunia motorsport itu sangat luas, bukan hanya sebatas mobil formula saja. Apa yang paling saya cintai adalah membalap, jadi selama saya berada di atas lintasan, saya merasa bahagia, dan itulah tujuan utama saya, tambahnya. Berkat saran dari media terkait, komunikasi intensif akhirnya terjalin dengan pihak manajemen Lando Norris hingga berujung pada kontrak resmi balapan tahun depan.
Baca Juga Leclerc Tercepat FP2 F1 Bahrain GP Malaysia, Mercedes TersingkirLatar belakang prestasi Gomez di kancah karting internasional sangatlah gemilang sebelum ia memutuskan merantau ke Eropa. Ia sukses merengkuh gelar juara Italia serta dua kali berturut-turut keluar sebagai runner-up kejuaraan CIK-FIA European Championship di kelas OK pada tahun 2023 dan 2024. Transisinya ke ajang balap mobil formula dimulai lewat ajang Formula Winter Series 2025, di mana ia tampil mendominasi dengan mengoleksi tiga kemenangan serta sembilan podium bersama US Racing.
Menanggapi langkah besar dalam kariernya ini, Gomez tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasmenya menyambut musim baru di kancah internasional. Saya sangat senang atas kesempatan bergabung dengan tim LN4 Fusion dan membalap di FIA F3 tahun depan! Saya sangat berterima kasih kepada tim, para sponsor, serta semua pihak yang telah membantu mewujudkan kesempatan ini. Saya sudah tidak sabar bekerja bersama dalam proyek baru ini, ujarnya penuh percaya diri.
Sementara itu, CEO LN4 Fusion Dan Richards menyambut positif kehadiran pembalap mudanya tersebut ke dalam garasi tim jelang musim kompetisi yang menantang. Gabriel telah menunjukkan potensi yang luar biasa sejauh ini, dan kami tidak sabar untuk segera bekerja sama dengannya. Ia memiliki rekam jejak yang mengagumkan, dan kami melihat seluruh elemen yang dibutuhkan untuk mengarungi musim yang positif bersama-sama, pungkas Richards menutup sesi pengenalan pembalap.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!