Pekan balap Fermin Aldeguer di ajang MotoGP Mandalika 2026 harus berakhir lebih cepat dan menyakitkan setelah sang pebalap mengalami insiden patah tulang tangan pada balapan utama hari Minggu. Pebalap andalan tim Gresini Ducati tersebut sebenarnya sempat menunjukkan awal yang menjanjikan dengan melesat dari posisi start keenam ke peringkat keempat pada lap pembuka. Namun, momentum positif itu seketika runtuh ketika ia kehilangan kendali dan terjatuh di Tikungan 16 Sirkuit Mandalika.

Insiden tersebut tercatat sebagai kecelakaan keempat yang dialami oleh Aldeguer sepanjang akhir pekan di Lombok. Berbeda dari tiga insiden sebelumnya di mana ia mampu bangkit tanpa cedera berarti, kecelakaan kali ini membawa dampak serius bagi kondisi fisik pebalap asal Spanyol tersebut. Ia dipastikan harus segera naik meja operasi akibat mengalami patah tulang pada bagian dasar tulang metakarpal pertama di tangan kanannya, mengakhiri akhir pekan GP Indonesia dengan catatan yang kurang menyenangkan.

Pihak tim Gresini Ducati langsung merilis pernyataan resmi terkait kondisi pebalap muda mereka. Dalam pernyataan tersebut dijelaskan bahwa sang pebalap akan langsung dipulangkan ke Eropa pada Minggu malam waktu setempat. [Fermin Aldeguer] mengalami patah tulang di dasar tulang metakarpal pertama pada tangan kanannya dan memerlukan tindakan operasi. Pebalap Spanyol tersebut akan terbang kembali malam ini dan menjalani operasi di Barcelona di bawah penanganan langsung oleh Dokter Angel Charte selaku Direktur Medis MotoGP.

- Advertisement -
Advertisement

Cedera parah di Mandalika ini menambah daftar panjang masalah fisik yang harus dihadapi oleh Aldeguer sepanjang musim kompetisi tahun ini. Tercatat, ini merupakan cedera signifikan ketiga yang menimpanya di sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, ia terpaksa absen pada sesi tes pramusim serta seri pembuka di Thailand akibat mengalami patah tulang paha. Tak hanya itu, ia juga sempat harus menepi dari lintasan selama tiga balapan beruntun setelah menderita patah tulang vertebra di Sirkuit Assen, Belanda.

Baca Juga Bagnaia Waspadai Aprilia di Mandalika di Tengah Kendala Ducati

Situasi fisik pebalap yang musim depan akan bergabung dengan VR46 Ducati ini semakin berat jika melihat riwayat medisnya belakangan ini. Belum lama berselang, ia bahkan baru saja menjalani prosedur pembedahan terpisah untuk mengangkat pelat logam dari kaki kirinya. Akibat rentetan cedera dan absen panjang tersebut, pebalap muda berbakat ini kini masih tertahan di peringkat kesepuluh dalam klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP.

Dengan jadwal balapan yang sangat padat, tantangan besar kini menanti proses pemulihan sang pebalap. Aldeguer memiliki waktu istirahat satu akhir pekan yang sangat krusial sebelum rangkaian kejuaraan dunia dilanjutkan kembali dengan digelarnya seri MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island. Tim medis dan manajemen tentunya akan memantau secara ketat perkembangan kondisi pasca-operasi guna menentukan kelayakan sang pebalap untuk kembali mengendarai motor bertenaga 1000cc tersebut di Negeri Kanguru.