Banten, Nusantara Media - Tim SAR gabungan hingga saat ini masih berjibaku melakukan upaya evakuasi intensif terhadap seorang warga lokal yang dilaporkan tertimbun material longsoran dinding sumur. Insiden membahayakan nyawa ini terjadi di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tepatnya di Desa Cipeundeuy yang masuk dalam kawasan administratif Kecamatan Malingping. Peristiwa tragis tersebut menyita perhatian publik luas mengingat kondisi medan yang sangat berisiko tinggi bagi keselamatan tim penolong maupun korban yang terjebak di dalam lubang galian.
Berdasarkan laporan kronologi yang dihimpun oleh Tim Peliput Nusantara Media, insiden bermula ketika korban yang diketahui bernama Deni tengah menjalankan aktivitas penggalian sumur. Tanpa diduga, struktur tanah pada dinding sumur dengan kedalaman mencapai sekitar 15 meter tersebut tiba-tiba mengalami keruntuhan secara masif. Material tanah galian yang ambrol langsung menimbun korban yang saat itu sedang bekerja sendirian di dasar lubang sumur, sehingga menutup seluruh akses ruang gerak dan menguburnya hidup-hidup di dalam kedalaman tanah.
Memasuki hari pertama pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan darurat, respons cepat ditunjukkan oleh unsur penyelamat di bawah komando aparat terkait. Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak bersama dengan unsur Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung bergerak menuju titik lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara, unsur SAR gabungan segera melaksanakan koordinasi taktis guna merumuskan langkah-langkah penanganan yang paling efisien, terukur, dan aman bagi seluruh personel yang diterjunkan ke lapangan.
Sebagai langkah awal taktis di lapangan, tim penyelamat fokus melakukan pengangkatan puing-puing material longsoran yang menumpuk di area titik bukaan sumur. Mengingat kondisi struktur tanah yang labil dan sangat rapuh, tim SAR gabungan juga menerapkan teknik penguatan atau shoring pada dinding sumur. Langkah teknis penahan dinding ini dinilai sangat krusial guna meredam potensi ancaman runtuhan susulan yang dapat membahayakan keselamatan regu penolong yang turun ke dalam lubang sumur demi menjangkau posisi korban.
Baca Juga Wisatawan Tangerang yang Terseret Arus di Pantai Carita Ditemukan Meninggal DuniaDilaporkan bahwa proses evakuasi dijalankan secara bertahap dengan kehati-hatian tingkat tinggi. Evaluasi berkala terus dilakukan oleh pimpinan lapangan untuk menyusun rencana penanganan lanjutan. Hingga laporan perkembangan operasi SAR pada hari pertama ini diturunkan, korban masih dalam proses evakuasi dan belum berhasil dikeluarkan dari titik timbunan. Seluruh jajaran Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus mengerahkan sumber daya maksimal agar misi kemanusiaan ini dapat diselesaikan dengan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa tambahan di pihak relawan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!