Di tengah kondisi cuaca tropis yang menantang di Sirkuit Mandalika, sebanyak 28 pembalap Moto2 memulai jalannya Grand Prix Indonesia yang dijadwalkan berlangsung sepanjang 22 putaran penuh. Izan Guevara yang mengusung tim Pramac memulai balapan dari barisan terdepan, memimpin grid di depan Alex Escrig dan David Alonso, sementara pemimpin klasemen sementara Manuel Gonzalez harus puas memulai balapan dari posisi ke-10 pada seri ke-17 musim ini.

Awal balapan langsung diwarnai insiden menegangkan ketika Guevara memimpin sprint menuju tikungan pertama, namun kekacauan terjadi di belakangnya akibat tabrakan beruntun yang melibatkan Daniel Holgado yang menabrak bagian belakang motor rekan setimnya di Aspar, yaitu David Alonso. Insiden tersebut turut menyeret Joe Roberts dan Collin Veijer ke dalam kecelakaan, bahkan membuat unit tangki dan kursi salah satu motor Aspar terlepas seketika, memaksa pengawas balapan mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan dan menilai insiden tersebut sebagai murni kecelakaan balap.

Suasana di area garasi tim Aspar, Ajo, dan American Racing berubah menjadi arena kerja kilat di mana para mekanik bekerja di bawah tekanan waktu yang luar biasa untuk memperbaiki motor yang rusak. Sayangnya, motor Kalex milik Alonso gagal diselesaikan tepat waktu, yang berarti perjalanan sang calon pembalap MotoGP Honda tersebut harus berakhir lebih cepat, sementara motor milik Holgado, Veijer, dan Roberts berhasil dipersiapkan kembali untuk menghadapi restart balapan yang dipangkas menjadi 14 putaran.

- Advertisement -
Advertisement

Saat balapan dimulai kembali, Alex Escrig langsung melesat mengambil alih pimpinan balapan dengan motor Forward miliknya, sementara Guevara mengekor di posisi kedua dengan ketat. Sial bagi Roberts, masalah teknis kembali menghampiri motornya pada sesi pemanasan, memaksa pembalap asal Amerika Serikat tersebut masuk ke jalur pit dan mengakhiri partisipasinya dalam Grand Prix lebih awal. Di belakang barisan terdepan, pertarungan sengit langsung tersaji antara Gonzalez dan pembalap senior Tony Arbolino memperebutkan posisi kelima, sementara Celestino Vietti harus menelan pil pahit usai mengalami kecelakaan di tikungan 10.

Baca Juga Arbolino Tercepat di FP1 Moto2 Austria, Veijer Jatuh

Memasuki paruh kedua balapan, Escrig mampu menjaga jarak aman di depan tanpa tekanan berarti dari Guevara, sementara Gonzalez menunjukkan kecepatan luar biasa untuk memangkas jarak dengan kelompok depan dan berhasil melewati Holgado demi mengamankan posisi podium. Di sisi lain, rekan setim IntactGP yaitu Senna Agius turut mencuri perhatian lewat aksi impresifnya menyalip banyak pembalap hingga merangsek naik ke posisi kelima besar secara meyakinkan.

Drama puncak terjadi ketika balapan menyisakan dua putaran terakhir di mana Escrig, yang tadinya sangat dominan di depan, secara mengejutkan mengalami kerusakan mesin dan harus menghentikan kendaraannya di sisi lintasan. Insiden patah hati bagi Escrig tersebut membuka jalan lebar bagi Guevara untuk melenggang meraih kemenangan ketiganya secara beruntun musim ini, sekaligus memangkas jarak poin yang krusial di klasemen kejuaraan dunia dari sang pemuncak klasemen.

PosPembalapTim
1Izan GuevaraPramac Racing
2Senna AgiusIntactGP
3Daniel HolgadoAspar Team
4Senna AgiusIntactGP
5Daniel MunozPrecana