Kemenangan gemilang di ajang balap ketahanan bergengsi tidak hanya menghadirkan trofi berkilau bagi Dick Johnson Racing, tetapi juga menyisakan sebuah komitmen emosional yang mendalam. Keberhasilan luar biasa yang dipersembahkan oleh Brodie Kostecki bersama rekan setimnya di Sirkuit Mount Panorama menandai tonggak sejarah baru bagi skuad legendaris tersebut. Ini merupakan kemenangan kelima di ajang Great Race sekaligus yang pertama dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, sebuah pencapaian yang bahkan dinilai oleh sang pendiri tim sebagai momen paling krusial sejak kejayaan perdana mereka pada dekade silam.

Namun, di balik euforia kemenangan tersebut, tersimpan sejarah kelam mengenai hilangnya mobil-mobil juara masa lalu milik tim. Akibat krisis finansial dan bencana sponsor yang melanda dua dekade lalu, sejumlah kendaraan bersejarah seperti Ford Falcon XD tahun 1981 dan Ford Sierra RS500 tahun 1989 terpaksa dijual dan kini berada di tangan kolektor lain. Sementara itu, mobil pemenang tahun 1994 mengalami kehancuran akibat kecelakaan parah, dan kendaraan juara tahun 2019 kini bersemayam di Amerika Serikat setelah menjadi milik Team Penske. Situasi inilah yang mendorong manajemen tim untuk mengambil sikap tegas terhadap sasis terbaru mereka.

Sasis yang diberi kode DJRS-09 ini memiliki perjalanan naratif yang cukup unik sebelum akhirnya mengantar Kostecki meraih podium tertinggi. Dibangun oleh perakit Erebus Motorsport bernama James White di Mount Gambier untuk Blanchard Racing Team, sasis tersebut akhirnya berpindah tangan ke markas tim yang berbasis di Stapylton setelah rencana program pelanggan dibatalkan. Dilansir dari Speedcafe, co-owner Ryan Story menegaskan bahwa kendaraan kompetitif ini tidak akan pernah dijual ke pihak luar dan dipastikan akan menjadi aset abadi bagi sejarah kebanggaan garasi mereka.

- Advertisement -
Advertisement

"Kami akan terus membalap dengan mobil ini di Gold Coast," ujar Story kepada Speedcafe, mengonfirmasi rencana jangka pendek untuk kendaraan andalan tersebut. "Ini adalah kereta perang milik Brodie dan ia telah meraih banyak kesuksesan dengannya, termasuk delapan kemenangan dan tujuh posisi pole. Namun panel bodi yang menyelesaikan balapan telah dilepaskan untuk diawetkan, dan suatu saat nanti akan dipasang kembali ke mobil." Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi terkait masa depan kendaraan ikonik yang sempat disinggung dalam siniar pribadi sang pembalap.

Baca Juga Pemenang Bathurst Hazelwood Siap Sambut Kepulangan di Adelaide

Lebih lanjut, Story menjelaskan bahwa meskipun ada ketertarikan tinggi dari kolektor luar terhadap lini kendaraan Ford Mustang milik mereka, perlindungan terhadap aset bersejarah adalah harga mati. Keputusan untuk menyertakan Kostecki dalam klausul khusus pemegang hak istimewa pembelian merupakan bentuk apresiasi, tetapi kepemilikan mutlak harus tetap berada di bawah kendali manajemen. Dengan demikian, ketika masa pensiun tiba nanti, mobil juara tersebut akan menempati posisi kehormatan di museum internal tim, memastikan generasi masa depan dapat menyaksikan langsung bukti otentik dari kejayaan olahraga balap touring daratan Australia.