Pembalap Alex Rins memberikan penjelasan mendalam terkait insiden panas yang melibatkan dirinya dengan seorang marshal lintasan pada hari Jumat dalam rangkaian Grand Prix Indonesia. Insiden yang sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial tersebut memperlihatkan sang pembalap memberikan gestur jari tengah kepada petugas lintasan setelah mengalami kecelakaan di tikungan terakhir Sirkuit Mandalika.
Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, ketegangan yang terjadi murni diakibatkan oleh kesalahpahaman komunikasi di lapangan yang tidak biasa. Mantan pebalap Suzuki ini menceritakan bahwa sesaat setelah terjatuh, beberapa petugas telah bersiap dengan skuter untuk membawanya kembali ke area paddock, namun situasi mendadak kacau karena terjadi perdebatan antar-petugas sendiri mengenai siapa yang harus mengantarnya.
"Itu sangat aneh. Sangat aneh, karena saya mengalami kecelakaan di tikungan terakhir," ujar Rins mengenang momen menegangkan tersebut kepada para jurnalis. Ia menambahkan bahwa ada dua hingga tiga marshal yang berada di lokasi dengan skuter, namun mereka justru saling berdebat dan meminta Rins untuk ikut dengan kendaraan yang berbeda-beda sebelum akhirnya menurunkannya di tengah jalan.
Situasi semakin memanas ketika Yamaha rider ini meminta agar dirinya diantar langsung menuju garasi atau box tim, namun petugas yang membawanya menolak dan menyuruhnya naik ke mobil lain sementara petugas lainnya memberikan instruksi berbeda. Di tengah tekanan mental pasca-kecelakaan dan rasa frustrasi yang memuncak, Rins tidak mampu mengontrol emosinya hingga berujung pada gestur kontroversial tersebut.
Baca Juga Fabio Di Giannantonio Kembali ke Podium MotoGP Mandalika"Dan saya berkata, 'Tidak, Anda harus membawa saya ke box'. Dan kemudian ada dua marshal di sana yang mengatakan, 'Pergi ke box'. Dan dia berkata, 'Tidak, tidak'. Dan kemudian di momen yang penuh tekanan itu, saya mengacungkan jari tengah. Saya meminta maaf, karena itu bukan gestur yang baik," ungkap Rins secara terbuka menyesali perbuatannya di hadapan publik.
Lebih lanjut, Rins menegaskan bahwa dirinya langsung menemui FIM stewards untuk memberikan klarifikasi dan melakukan pembicaraan singkat terkait insiden yang melibatkan dirinya. Pihak pengawas balapan disebut cukup terkejut dengan kejadian yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya itu, namun mereka menerima penjelasan Rins bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah salah paham yang wajar terjadi di tengah atmosfer kompetisi yang sangat intens.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!